Beranda blog Halaman 77

Pemprov Jateng Kirim Bantuan Logistik Bagi Warga Terdampak Banjir Jabodetabek

0

IndonesiaVoice.Com | Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak banjir besar Jabodetabek dan kota penyangga lainnya. 

BACA JUGA: KEBIJAKAN PEMERINTAH MENETAPKAN JENIS LIMBAH INDUSTRI B3 YANG KONTRA PRODUKTIF

“Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Forkompinda Provinsi Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat (3/1) malam,” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu, 4 Januari 2020.


 

Lebih lanjut Agus mengutarakan total bantuan logistik yang dikirimkan tersebut adalah senilai Rp. 356.968.000 dengan rincian sebagai berikut:

  1. Bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Tengah berupa selimut, sarung, sajadah, mukena, handuk, pembalut, popok bayi, family kit dan seragam sekolah SD senilai Rp. 145.984.000
  2. Bantuan dari KORPRI Jawa Tengah berupa tikar, sarung, selimut, daster, celana dalam, baju anak, bra, terpal, kaos, handuk, pembalut, sabun, pasta gigi, kayu putih, sandal jepit, biskuit dan makanan bayi dengan total senilai Rp. 160.555.000
  3. Bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah berupa minyak kayu putih dan minyak telon dengan total senilai Rp. 1.469.300
  4. Bantuan dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah berupa air mineral senilai Rp. 10.000.000
  5. Bantuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah berupa roti kering senilai Rp. 30.000.000
  6. Bantuan dari PD. Citra Mandiri berupa air mineral dan beras senilai Rp. 8.950.000

Usai penyerahan secara simbolik, bantuan logistik tersebut langsung dikirimkan melalui jalan darat.


Agus membeberkan warga yang mengungsi bencana banjir dan longsor di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya mencapai 183.530 jiwa, menurut data yang berhasil dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per-Jumat, 3 Januari 2020 pukul 18.00 WIB.

BACA JUGA: BKSP Gelar Rapat Paripurna Jabodetabekjur 2019

“Adapun data pengungsi per provinsi adalah; Jawa Barat sebanyak 154.615 jiwa, Jakarta 21.940 jiwa dan Banten 6.975 jiwa. Dari data warga terdampak bencana tersebut, yang paling banyak adalah wilayah Kota Bekasi dengan total 149.573 jiwa,” tandasnya.

(VIC)

DPD PIKI Jabar: Natal Tanpa Ancaman, Menanti Sikap Tegas Negara atas Tindakan Intoleransi dan Ekstrimisme di Sumatera Barat dan daerah lain di NKRI

0

IndoenesiaVoice.Com | Natal tanpa ancaman masih menjadi dambaan, belum sepenuhnya menjadi kenyataan di seluruh pelosok negeri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

“Dalam tahun-tahun belakangan, umat Kristen dan kelompok minoritas lain di beberapa wilayah NKRI bahkan tidak bisa berkumpul untuk beribadat sesuai dengan keyakinan agama mereka,” urai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPD PIKI) Jawa Barat, Arijon Manurung, dalam siaran pers yang diterima OnlineKristen.Com di Jakarta, Jumat, 20 Desember 2019. 


 

“Izin membangun gedung gereja atau rumah ibadat pun lebih sulit didapatkan daripada mengantongi izin membangun sebuah hotel dan klub malam. Merayakan Natal pun demikian. Lebih sulit merayakan Natal daripada menggelar pesta dangdutan di kampung-kampung,” tegas dia.  

BACA JUGA: Dies Natalis Ke-55, Ketum PIKI: “Kualitas Demokrasi Masih Transaksional”

Seperti tahun-tahun sebelumnya, menurut Arijon, pada bulan Desember tahun ini kembali didapati kenyataan-kenyataan yang memilukan.  

“Selain larangan mengucapkan selamat Natal yang dikeluarkan oleh pemuka kelompok aliran keagamaan tertentu, kita pun kembali dihebohkan dengan larangan merayakan Natal secara bersama di Dharmasraya dan Sijunjung, Sumatera Barat,” beber dia. 


 

Menurut Arijon, larangan ini bukan baru pertama terjadi, tetapi sudah berlangsung cukup lama.

BACA JUGA: SAA Ke-35, PGI: Negara Mesti Menjamin Kesejahteraan Hidup dan Pemenuhan Hak-Hak Dasar Warganya 

“Lantas, dimana negara? Mengapa pemerintah terkesan berdiam diri dan membiarkan tindakan tidak terpuji yang melanggar hukum itu terus terjadi?” imbuh dia. 

Lebih lanjut Arijon memaparkan kebebasan berkumpul dan beribadat sesuai dengan agama atau keyakinan serta merayakan hari raya besar keagamaan adalah hak asasi setiap manusia. 


 

Hak dasar manusia ini tidak hanya dijamin secara internasional, tetapi juga dilindungi oleh Undang-Undang Dasar dan konstitusi nasional negara Indonesia. 

“Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya,  memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, dan berhak kembali.” 

“Juga, Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.” 

 


“Inilah konstitusi negara kita, sehingga beribadat atau pun merayakan hari raya besar agama adalah juga hak warga negara yang dijamin konstitusi, dan negara berkewajiban menjaminnya,” ujar Arijon. 

BACA JUGA: RKUHP Jangan Diskriminasi Dan Dipakai Untuk Mengkriminalkan Perbedaan

“Ketika negara berdiam diri dalam konteks pelarangan seperti yang terjadi di Sumbar, apalagi ‘membenarkan’ pelarangan tersebut dengan merujuk pada kesepakatan lokal yang sudah dibuat di akar rumput, maka negara atau pemerintah telah gagal menjalankan amanat konstitusi,” tegas dia. 

Menurut Arijon, kelemahan mendasar pemerintah ini berpotensi melanggengkan tindakan-tindakan intoleransi dan ekstrimisme, dan pertaruhannya adalah persatuan, keutuhan dan masa depan bangsa Indonesia.


 

“Intoleransi dan ektrimisme sesunguhnya bukan hanya bertentangan dengan konstitusi, tetapi juga berseberangan dengan hakikat agama-agama yang ada untuk menghadirkan keadilan, perdamaian, dan keutuhan seluruh ciptaan,” ujar dia.  

BACA JUGA: Kelompok Cipayung Plus Jawa Barat Minta Presiden Pastikan Rektor, Mahasiwas, BEM dan UKM Terbebas Paham Anti Pancasila

Apa pun agamanya, lanjut Arijon, jika tetap berada di jalan yang lurus, maka akan tetap memperjuangkan keadilan, kesetaraan, kesejahteraan untuk semua, sebab itulah yang dikehendaki Allah kehidupan. 

“Allah kehidupan adalah Allah yang penuh cinta dan rahmat, bukan kebencian dan kekerasan. Tindakan kekerasan dan ujaran-ujaran kebencian bukan hanya bertentangan dengan hakikat agama, tetapi bertentangan dengan kehendak Allah kehidupan,” papar dia. 


 

Oleh karena itu, Arijon melanjutkan, guna menyikapi berbagai tindak kekerasan atas nama agama, dan khususnya pelarangan perayaan Natal yang terjadi di Sumatera Barat, maka DPD PIKI Jabar dengan ini menyatakan:

  1. Tindakan pelarangan perayaan Natal di Sumbar adalah tindakan intoleransi yang seharusnya tidak boleh terjadi di NKRI. Kami sangat menyayangkan peristiwa yang inkonstitusional tersebut.
  2. Kami menyayangkan sikap diam, bahkan pembiaran, yang dilakukan baik oleh pemerintah daerah Sumbar maupun oleh pemerintah pusat NKRI. 

Kami juga menyerukan supaya: 

  1. Setiap warga negara Indonesia dapat menahan diri dari berbagai hasutan yang memecah-belah persatuan kita sebagai warga negara Indonesia yang mencintai keberagaman.  

  2. Para pemimpin agama terus menyebarluaskan pesan-pesan damai dan mengajarkan umat untuk hidup saling menghargai dan saling membangun di tengah perbedaan. 

  3. Pemerintah Indonesia, baik di daerah maupun di pusat bertindak tegas terhadap kelompok intoleran dengan tetap menghargai hak hidup setiap orang. Pemerintah harus melindungi kebebasan setiap warga negara untuk beribadat dan merayakan hari raya keagamaan secara bersama.

     



“Akhirnya, kami berdoa untuk saudara/i umat Kristen di Sumatera Barat agar tetap sabar, mengampuni, dan mengasihi setiap orang serta berdoa bagi mereka yang melarangmu untuk beribadat dan merayakan Natal sebagaimana yang diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus,” tutur Arijon. 

BACA JUGA: Lantik 89 Penerima Beasiswa, Rektor ITHB Samuel Tarigan: “Kalian Adalah Calon Pemimpin Pembawa Perubahan dengan Kualifikasi Global”

“Doa ini juga kami sampaikan untuk umat agama lain yang juga mengalami perlakuan intoleran di tempat-tempat lain di wilayah NKRI,” tandasnya.  

Ad Caritas Et Veritas, Demi Keadilan dan Kebenaran

Selamat Dies Natalis ke-56 19 Desember 2019

Selamat menyambut Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020.

Allah Kehidupan memberkati Indonesia.

BKSP Gelar Rapat Paripurna Jabodetabekjur 2019

0

IndonesiaVoice.Com – Rapat Paripurna BKSP Jabodetabekjur merupakan agenda tahunan BKSP Jabodetabekjur dalam rangka pengambilan keputusan tertinggi para Kepala Daerah.

Diantaranya, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Gubernur Provinsi Jawa Barat, Gubernur Provinsi Banten, Bupati Bogor, Walikota Bogor, Walikota Depok, Bupati Tengerang, Walikota Tangerang, Walikota Tangerang Selatan, Bupati Bekasi, Walikota Bekasi dan Bupati Cianjur) dalam kerja sama pembangunan di Jabodetabekjur.


Pengambilan keputusan tertinggi bersama terhadap kerja sama pembangunan tahun 2019 didahului dengan pembahasan materi kerja sama pembangunan dalam Rapat Teknis BKSP Jabodetabekjur pada Selasa dan Rabu, 26 dan 27 Nopember 2019 yang dihadiri pada kepala Organisasi perangkat Daerah terkait dan Rapat Pleno yang dilaksanakan pagi hari ini yang dihadiri para Sekretaris Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Terkait. 

Rapat Paripurna BKSP Jabodetabekjur Tahun 2019 mengambil tema “Kolaborasi Penanganan Polusi Udara untuk Efisiensi Ekonomi, Kesehatan dan Lingkungan Hidup”.

Kerja sama pembangunan tahun 2019 ini akan ditandai dengan penandatanganan tiga Perjanjian Kerja kerja sama yaitu pertama; Peningkatan Kualitas Udara Bersih di Wilayah Jabodetabekjur.


Kedua, Pembangunan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di WiIayah Jabodetabekjur. Ketiga, Pengembangan dan Pemanfaatan Sistem Informasi Ketahanan Pangan yang terintegrasi di wilayah Jabodetabekjur.

Perjanjian kerja sama merupakan kelanjutan dari pelaksanaan kerja sama pembangunan Tahun 2018 dengan prioritas program Park and Ride sistem ketahanan pangan dan lingkungan hidup.

Program prioritas itu akan dituntaskan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta sebagai Ketua BKSP Jabodetabekjur hingga 2020.


Implementasi Perjanjian kerja sama peningkatan kualitas udara bersih di wilayah Jabodetabekjur akan diawaii dengan kajian inventarisasi sumber polutan dan kajian dampak polutan terhadap kesehatan pada tahun 2020 dan sesuai hasil kajian akan disusun bersama kebijakan bersama penanganan polusi udara di wilayah Jabodetabekjur dan diimplementasikan bersama kebijakan tersebut, sehingga beberapa tahun kedepan tingkat polusi udara di Jabodetabekjur yang bersumber dari transportasi, industri, pembangkit dan rumah tangga secara bertahap dapat dikurangi.

Pelaksanaan perjanjian kerja sama Pembangunan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Wilayah Jabodetabekjur dilakukan diantaranya dengan penetapan lokasi RTH, pelaksanaan pembangunan dan penanaman pohon, kolaborasi tata kelola pelaksanaan RTH.

Dengan penetapan lokasi RTH secara bersama sama maka akan membentuk komitmen bersama untuk mengelola secara berkesinambungan RTH yang ditetapkan.


Pengelolaan Ruang terbuka Hijau dengan cara pelaksanaan penanaman pohon secara bersama. 

Penanaman pohon selain untuk meningkatkan kualitas Ruang Terbuka Hijau juga bertujuan untuk mereduksi polusi udara di Jabodetabekjur.

Selain itu akan dilakukan kolaborasi tata kelola pelaksanaan RTH, sehingga Tata Kelola pelaksanaan RTH dapat lebih efektif, transparan dan akuntabel.


Sementara implementasi perjanjian kerja sama sistem informasi ketahanan pangan diantaranya dengan penyediaan dan penyiapan serta pengembangan SIKP oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang kemudian di Replikasi oleh Daerah se Bodetabekjur. 

Dengan Sistem Informasi Ketahanan Pangan, maka Pemerintah daerah dan perangkat daerah Se-Jabodetabekjur dapat mengakses untuk mengetahui perkembangan ketahanan pangan masing msing daerah.

Khusus Park and Ride yang sudah dibuat perjanjian kerja samanya diantaranya dengan Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, maka tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaetn Bekasi dan Kota Bekasi sedang membuat Feasebility study dan Disign engeenering Detail, sehingga tahun 2020 dapat dibangun konstruksinya dengan skema bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dapat di launching penggunaannya awal Tahun 2021.


Dengan Park and Ride, maka warga masyarakat dapat memarkir kendaraannya pada Park and Ride dan menggunakan angkutan umum ketempat kerja di Jakarta, sehingga akan mengurangi kepadatan lalu lintas dari Kabupaten dan Kota Bekasi menuju Jakarta dan sebaliknya.

(Victor)

Anggota DPR Willem Wandik: Penyelesaian Papua dengan Pendekatan Kearifan Lokal dan Humanis

0

IndonesiaVoice.Com – Anggota DPR RI dari Dapil Papua, Willem Wandik SSos, berharap penyelesaian masalah Papua, termasuk di Nduga, dapat diselesaikan dengan pendekatan kearifan lokal dan humanis.

BACA JUGA: Berikan Beasiswa Ke Cina, Holding PT Conch Teken MoU Dengan Pemkab Tabalong dan Manokwari

“Persoalan yang dihadapi tanah Papua berbeda dengan di luar Papua. Kasus Nduga ini sudah kesekian kali. Persoalan ini harus melalui kacamata Papua bukan Jakarta,” kata Willem dalam Diskusi Buku ‘Duka dari Nduga’ di ruang ops 2, Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (10/12).


Diskusi yang dibuka oleh Dirjen Infokom Publik Prof Dr Widodo Muktiyo ini menghadirkan pembicara Kombes Gatot Handoko, Anggota DPD RI asal Papua Willem Wandik, Penulis Buku Kristin Samah dan dimoderatori Maman Suherman.

BACA JUGA: Sikapi Teror Bom di Surabaya, IKA PPs UKI: “Segera Sahkan RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme”

Penulis Buku, Kristin Samah, memaparkan Buku Duka dari Nduga adalah buku Creative Nonfiction.

Menurut Kristin, kisah yang tertuang dalam buku ini seluruhnya adalah kisah nyata yang terjadi pada periode pertengahan 2018-awal 2019.


“Paling tidak terdapat enam peristiwa kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa, meninggal dunia dan peristiwa pembunuhan pekerja jalan dan Jembatan di Mugi, pembunuhan satu keluarga di Kenyam, penyanderaan dan pemerkosaan di Mapenduma, pembunuhan di KaliYigi dan Kali Aurak, sampai terbunuhnya Bripda Aldi, polisi muda yang baru tiga bulan menjadi polisi,” urai dia.

“Tokoh-tokoh utama yang ada dalam buku ini, semuanya saya temui. Kisah korban meninggal dunia diperoleh dan keluarga korban,” imbuh dia.


Sementara Kombes Gatot Handoko membeberkan masih banyaknya postingan hoax yang memprovokasi masyarakat sehingga persoalan Papua menjadi semakin memanas. 

“Banyak informasi hoax yang beredar, antara lain, berisi informasi jika Papua dalam keadaan darurat militer. Juga, berita hoax berisi informasi jika aparat keamanan melakukan penyiksaan. Ditambah lagi foto yang diframing seolah-olah aparat melakukan kekerasan dan penyiksaan,” jelas dia.


“Berita-berita hoax seperti itulah yang acapkali menambah panas suasana di Papua,” pungkas dia.

(Victor)

Anggota DPR Willem Wandik: Penyelesaian Papua dengan Pendekatan Kearifan Lokal dan Humanis

0

IndonesiaVoice.Com – Anggota DPR RI dari Dapil Papua, Willem Wandik SSos, berharap penyelesaian masalah Papua, termasuk di Nduga, dapat diselesaikan dengan pendekatan kearifan lokal dan humanis.

BACA JUGA: Berikan Beasiswa Ke Cina, Holding PT Conch Teken MoU Dengan Pemkab Tabalong dan Manokwari

“Persoalan yang dihadapi tanah Papua berbeda dengan di luar Papua. Kasus Nduga ini sudah kesekian kali. Persoalan ini harus melalui kacamata Papua bukan Jakarta,” kata Willem dalam Diskusi Buku ‘Duka dari Nduga’ di ruang ops 2, Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (10/12).




Diskusi yang dibuka oleh Dirjen Infokom Publik Prof Dr Widodo Muktiyo ini menghadirkan pembicara Kombes Gatot Handoko, Anggota DPD RI asal Papua Willem Wandik, Penulis Buku Kristin Samah dan dimoderatori Maman Suherman.

BACA JUGA: Sikapi Teror Bom di Surabaya, IKA PPs UKI: “Segera Sahkan RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme”

Penulis Buku, Kristin Samah, memaparkan Buku Duka dari Nduga adalah buku Creative Nonfiction.

Menurut Kristin, kisah yang tertuang dalam buku ini seluruhnya adalah kisah nyata yang terjadi pada periode pertengahan 2018-awal 2019.




“Paling tidak terdapat enam peristiwa kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa, meninggal dunia dan peristiwa pembunuhan pekerja jalan dan Jembatan di Mugi, pembunuhan satu keluarga di Kenyam, penyanderaan dan pemerkosaan di Mapenduma, pembunuhan di Kali Yigi dan Kali Aurak, sampai terbunuhnya Bripda Aldi, polisi muda yang baru tiga bulan menjadi polisi,” urai dia.

“Tokoh-tokoh utama yang ada dalam buku ini, semuanya saya temui. Kisah korban meninggal dunia diperoleh dan keluarga korban,” imbuh dia.




Sementara Kombes Gatot Handoko membeberkan masih banyaknya postingan hoax yang memprovokasi masyarakat sehingga persoalan Papua menjadi semakin memanas. 

“Banyak informasi hoax yang beredar, antara lain, berisi informasi jika Papua dalam keadaan darurat militer. Juga, berita hoax berisi informasi jika aparat keamanan melakukan penyiksaan. Ditambah lagi foto yang diframing seolah-olah aparat melakukan kekerasan dan penyiksaan,” jelas dia.




“Berita-berita hoax seperti itulah yang acapkali menambah panas suasana di Papua,” pungkas dia.

(Victor)

Ini 8 Nama Calon Hakim Mahkamah Konstitusi Lolos Seleksi

0

IndonesiaVoice.Com – Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Hakim Mahkamah Konstitusi ( MK) Harjono mengumumkan delapan nama lolos seleksi administrasi dan tes tertulis calon hakim konstitusi.

Menurut Harjono, delapan nama tersebut akan mengikuti tahap selanjutnya yakni tes wawancara.


“Ada delapan nama yang telah lolos. Dari delapan nama itu nanti proses berikutnya adalah wawancara. Setelah diwawancarai, kita tentukan tiga nama untuk diberikan ke Presiden,” ujar Harjono di sela-sela acara Konferensi Nasional Pengawasan dan Penegakan Keadilan Pemilu yang digelar Bawaslu di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

BACA JUGA: Mahkamah Agung Diminta Tidak Takut Dan Tunduk Dengan Tekanan Massa

Dalam proses tes wawancara nanti, lanjut Harjono, ada hal umum dan khusus yang akan ditanyakan.

Namun, Pansel Hakim MK tidak menyusun pertanyaan secara spesifik. Pansel menyerahkan sepenuhnya kepada tim pewawancara.


“Kita serahkan tim pewawancara, ” tambah Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) itu.

Dikutip dari Antara, delapan nama yang lolos seleksi administrasi dan tes tertulis adalah:

  1. Benediktus Hesto Cipto Handoyo

Dosen hukum tata negara Universitas Atma Jaya, Yogyakarta

  1. Bernard L Tanya

Dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur

  1. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh

Dosen Fakultas Hukum Unika Atma Jaya Jakarta

  1. Ida Budiarti

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)

  1. Suparman Marzuki

Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Ia pernah menjadi komisioner Komisi Yudisial 2005-2015

  1. Umbu Rauta

Dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga

  1. Widodo Ekatjahjana

Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum.

  1. Yudi Kristiana

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim).


Sementara itu, dilansir dari laman Kementerian Sekretariat Negara, Pansel Calon Hakim MK telah mengumumkan pendaftaran calon hakim konstitusi yang diajukan oleh presiden, Rabu, 2 Mei 2019.

Pendaftaran tersebut diumumkan Pansel Calon Hakim MK yang diketuai oleh Harjono dan beranggotakan Maruarar Siahaan, Sukma Violetta, Zainal Arifin Mochtar, dan Ahmad Santosa.

Adapun seleksi hakim konstitusi ini untuk menggantikan posisi hakim konstitusi I Dewa Gede Palguna yang segera memasuki masa pensiun.


Berdasarkan informasi dari laman Sekretariat Negara, masa jabatan Palguna akan berakhir pada 7 Januari 2020.

Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dan tes tertulis diwajibkan mengikuti wawancara terbuka dan tes kesehatan pada Rabu-Kamis, 11-12 Desember 2019 di aula gedung 3 Kementerian Sekretariat Negara dan RSPAD.


“Panitia seleksi mengharapkan masukan dari masyarakat terhadap nama-nama peserta calon hakim konstitusi yang dinyatakan lulus seleksi. Masukan disampaikan ke Sekretariat Panitia Seleksi mulai 4-10 Desember 2019 pukul 16.00 WIB di Gedung I Lantai 2, Jl. Veteran No. 18, Jakarta Pusat 10110, atau melalui email ke alamat: panselmk2019@setneg.go.id

(Vic/Sumber: kompas/CNN)

HUT 50 Tahun GYK OSZA di Indonesia Ditandai Dengan Peluncuran Buku “Bangkit dan Bersinar”

0

Jakarta, majalahspektrum.com – PERAYAAN puncak HUT ke-50 tahun keberadaannya di Indonesia, Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (GYK OSZA) menerbitkan (Launching) buku bertajuk “Bangkit dan Bersinar”. Buku setebal 228 halaman tersebut berisi tentang sejarah perjalanan dan perkembangan gereja OSZA resmi dilaunching pada saat perayaan puncak 50 tahun di Indonesia dan pengabdiannya.

Penyusun buku, Bro Sugiyanto mengatakan buku ini merangkum secara umum keberadaan gereja, bukan merupakan karya tulis murni, alih-alih hasil dari proses menata ulang naskah yang sudah ada. Singkatnya, buku ini berisi sejarah keberadaan dan perkembangan gereja GYK OSZA dan bentuk pengabdiannya di Indonesia.

“Seluruh isi buku menjadi satu keutuhan benang merah peristiwa, pengalaman dan bentuk pengungkapan secara tulus dan objektif mengenai ‘Siapakah Kami’ (GYK OSZA),” terang Sugiyanto dalam jumpa pers di Balai Sarbini sebelum perayaan puncak 50 tahun di Indonesia GYK OSZA, di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta, Sabtu (26/10/2019) sore.

Turut hadir dalam jumpa pers launching buku itu; Presiden Area Asia GYK OSZA, Elder David F. Evans dan Dewan Area 70 Indonesia Elder Djarot Subiantoro.

Elder Subiantoro mengatakan, tema HUT “Bangkit dan Bersinar” merupakan pengungkapan dari dua perintah utama Injil Yesus Kristus yang tertulis dalam kitab Matius 22 ayat 36-39 yakni tentang perintah Mengasihi Tuhan Allah dan Mengasihi Sesama Manusia dan Yohanes 14 ayat 15 yaitu bila mengasihi Tuhan, kita akan menuruti segala perintah-Nya.

“Ini selaras dan konsisten dengan doa dedikasi di tanah Indonesia 50 tahun yang lalu, dengan visi pelayanan dan keidupan kami selagi berusaha menjadi orang-orang suci di zaman akhir. Jangan salah catat, zaman akhir bukan akhir zaman,” kata Elder Subiantoro.

Lagi kata Elder Subiantoro, diharapkan GYK OSZA di Indonesia dapat Bangkit dan Bersinar sebagai sebuah keluarga dan komunitas, dijadikan makmur, diberkati sehingga menjadi produktif. Pekerjaan tersebut akanlah tidak mudah , namun akan berhasil karena ini adalah pekerjaan Allah.

“Bangkit dan Bersinar, bangkitnya perkembangan gereja GYK OSZA di Indonesia dan Bersinar di Indonesia lewat dedikasi dan pengambian bagi bangsa,” jelasnya.

Ditambahkan Presiden Area Asia GYK OSZA, Elder David F. Evans, dimanapun (di seluruh dunia) GYK OSZA berada , selalu berusaha menghormati norma dan hukum yang ada di Negara tersebut.

“Kami ingin berbagi dan memberkati suatu bangsa dimana kami berada. Saat memperkenalkan keberadaan dan pengajaran gereja, kami (GYK OSZA) tidak pernah memaksakan untuk ikut, semua diserahkan kepada orang per orang sambil melakukan perbuatan kasih seperti 2 perintah injil (Matius 22:36-39),” tuturnya.

Dalam buku tersebut terdapat kata sambutan dari Ketua PBNU, Prof, Dr, KH, Said Aqil Seroj, MA, Sekum PGI Pdt, Gomar Gultom dan Alwi Shihab. Persahabatan yang kental antara GYK OSZA dan NU sangat terlihat, bukan saja pada isi buku itu, tetapi juga saat perayaan puncak HUT 50 Tahun GYK OSZA di Indonesia yang dikemas dalam “Malam Pagelaran Opera Budaya Nusantara”. Bersama Alwi Shihab dan tokoh NU lainnya, hadir dalam malam perayaan tersebut ibu negra Presiden RI ke-4, Sinta Nuriyah Wahid (Gus Dur).

Dalam malam Pagelaran Opera Budaya Nusantara menandai semaraknya perayaan puncak HUT ke-50 Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (GYK OSZA) di Indonesia. Hampir dari seluruh budaya yang ada di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke ditampilkan dalam bentuk drama dan tarian diiringi musik dan lagu daerahnya (opera).

Hadir sebagai tamu undangan dalam malam perayaan puncak HUT tersebut mantan Menteri Menkokesra yang juga mantan Ketum partai PKB, Alwi Shihab, ibu Negara Presiden Ke-4 RI Sinta Nuriyah Wahid (isteri Gus Dur) tokoh lintas agama dan gereja serta mitra kerjasama kemanusiaan GYK OSZA.

Bersamaan dengan Malam Pagelaran Opera Budaya Nusantara tersebut, GYK OSZA menerbitkan buku 50 Tahun di Indonesia Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir “Bangkit dan Bersinar”. Dalam buku yang berisi tentang perjalannan dan pelayanan gereja GYK OSZA di Indonesia tersebut, terdapat juga kata sambutan dan ucapan selamat dari Ketua PBNU Said Aqil Seroj dan Sekum PGI Pdt, Gomar Gultom.

Dalam kesempatannya di acara puncak perayaan HUT ke-50 GYK OSZA, Alwi Shihab mengatakan perjalanan 50 tahun GYK OSZA di Indonesia menjadi salah satu bukti bahwa keberagaman terawatt dengan baik di Indonesia.

“Telah 50 tahun GYK OSZA tumbuh dan berkontribusi aktif dalam berbagai sector kemanusiaan, bergotongroyong, bahu-membahu dengan masyarakat dalam berbagai bidang, salah satunya kepedulian tergadap penanganan kebencanaan alam,” kata Alwi di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (26/10/2019) malam.

Alwi mengaku akrab dengan GYK OSZA karena kerab berhubungan dan kerjasama program kemanusiaan dengan LDS Charities yang merupakan organ dari GYK OSZA.

“Yang saya pahami, pengajaran GYK OSZA yang kalau di negeri asalnya Amerika bernama The Church of Jesus Christ of Latter-Day Saints disingkat LDS menekankan pengajaran menempatkan keluarga sebagai unit utama kehidupan dalam rangka mencapai peradaban yang lebih luas,” ungkapnya.

Yang dikatakan Alwi selaras dengan isi buku “Bangkit dan Bersinar”, dimana GYK OSZA memang menekankan pengajaran inti pada keluarga. Menurut buku tersebut, pembangunan karakter keluarga akan berdampak pada pembangunan kualitas karakter suatu bangsa. Hal ini selaras dengan ungkapan “Jika Ingin Menghancurkan suatu Bangsa, hancurkanlah tiap keluarga di bangsa tersebut” begitu pula sebaliknya.

Sementara, Sekretaris Umum (Sekum) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt, Gomar Gultom dalam kata pengantarnya di buku tersebut mengatakan dirinya mewakili MPH PGI mengapresiasi pelayanan gereja OSZA dalam aksi kemanusiaan. Hal itu, kata dia, sebagai wujud pewartaan kabar baik di tengah masyarakat dan bangsa Indonesia.

“Saya mengapresiasi kesediaan gereja OSZA untuk bersinergi bersama Gereja-gereja di sekitarnya dalam setiap kegiatan merespon setiap peristiwa bencana yang terjadi di Indonesia,” kata Gomar.

“Penampilan opera budaya nusantara di malam perayaan puncak HUT ke-50 tahun gereja OSZA sebagai bentuk penghargaan atas keberagaman  Indonesia yang majemuk yang harus terus dirawat dan dipelihara sebagai karunia Tuhan atas bangsa ini,” tambah calon kuat Ketum PGI mendatang ini.

Tampak dalam malam perayaan puncak HUT ke-50 tahun GYK OSZA di Indonesia penampilan aneka budaya tarian dan lagu daerah yang ada di Indonesia dari Sabang sampai Merauke diiringi musik dan lagu (Paduan suara). Ditampilkan juga cuplikan video berbagai kegiatan kemanusiaan gereja OSZA di setiap peristiwa bencana alam yang terjadi di Indonesia dan aksi sosial lainnya yang pernah dilakukan. (ARP)

 

 

Senator Badikenita Sitepu: Masih Dianggap Lemah, Perlu Penguatan Peran DPD melalui Amandemen UUD

0

IndonesiaVoice.Com – Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara, Dr Badikenita Sitepu, mengakui kekuasaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) masih lemah. Karena itu, penguatan lembaga DPD menjadi begitu penting dengan cara amandemen UUD terkait peran DPD. 

“Kalau mau berdemokrasi secara penuh, maka lembaga DPD sebetulnya punya peranan yang besar untuk pembangunan daerah dengan melakukan komunikasi dan negoisasi dengan pemerintah daerah. DPD lebih paham dibanding dengan DPR terkait pembangunan daerah ditingkat provinsi,” tegas Badikenita Sitepu ketika diwawancarai disela-sela sidang pemilihan pimpinan MPR dari DPD, di Gedung Nusantara V, Senayan, Jakarta, 2 Oktober 2019. 

Lebih lanjut Badikenita membeberkan seyogyanya independensi senator (anggota DPD) jauh lebih besar dibanding anggota DPR. 


“Seorang senator tidak dipengaruhi oleh kepentingan partai politik. Senator itu enggak ada bosnya. Enggak ada ketua partai yang harus kita takuti. Kami juga tidak pernah takut di PAW (pergantian antar waktu). Hanya kepada Tuhan kita takut,” jelas dia.

“Sebab itulah senator lebih fokus penuh untuk melakukan kerja-kerja politik dan sosial kepada para konstituen di setiap provinsi yang mereka wakili,” tambah dia.

Badikenita meyakini jika setiap senator dengan kapasitasnya melakukan fungsinya secara penuh dengan pemerintahan provinsi masing-masing maka disparitas dan kesenjangan ekonomi diantara provinsi makin kecil. 


Apalagi, tambah Badikenita, beberapa senator saat ini kapasitasnya sudah tidak diragukan lagi oleh karena mereka adalah mantan gubernur. Misalnya, Mantan Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang dan Mantan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika serta mantan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad. 

“Mereka inikan sudah tahu ‘jeroan’ provinsi masing-masing,” kata dia.

Meski begitu Badikenita menekankan kembali perlunya penguatan kelembagaan baik secara hukum dan undang-undang agar diberikan kewenangan yang lebih dalam kepada DPD. 


“Penguatan kedudukan DPD dan DPR harus sama dalam negara demokrasi ini. Saya berharap peran senator itu bisa lebih lagi dibandingkan dengan parlemen seperti di Amerika,” imbuh dia.

Badikenita menambahkan dalam penentuan pimpinan MPR, kalau dulu unsur dari DPD diwakili dua orang dan unsur DPR diwakili dua orang, maka kini fraksi-fraksi DPR juga minta perwakilan. 

“Jadi seolah-olah lembaga DPD itu sama dengan satu fraksi DPR. Jadi masih banyak yang perlu kita perbaiki. Dan ini bisa dilakukan jika adanya amandemen,” kata dia. 


“Kedepan kita akan berjuang untuk membuat RUU kepada DPR agar dimasukkan ke prolegnas dan ada rapat intens bersama sebelum pengesahan RUU tersebut,” pungkasnya.

Peluncuran Waqara, Membuat Ibadah Umroh Masyarakat Indonesia Semakin Aman.

0

Jakarta, Rabu 25 September 2019, Grand Launching Waqara mewujudkan ibadah umroh dengan bertujuan mempermudah umat muslim terutama untuk Muslim terutama untuk menunaikan ibadah Umroh.

Waqara adalah perusahaan berbasis teknologi yang memiliki fitur inovatif yang bertujuan untuk memudahkan umat Muslim terutama untuk menunaikan ibadah umroh.

‘Dalam dua tahun terakhir, kasus penipuan umroh telah mencapai hampir Rp 4,5 trilliun. Waqara didirikan untuk membuat umroh menjadi lebih aman, mudah dan terjangkau bagi umat Islam di Indonesia’ kata Dr. Dino Patti Djalal, CEO Waqara.


Waqara hadir di Indonesia dalam bentuk aplikasi yang menyediakan berbagai mur inovatif seperti: Umroh marketplace. dengan partner travel yang terpilih dan terverifikasi Order tracking system untuk memudahkan user dalam persiapan keberangkatan umroh.

Pembiayaan marketplace melalui kerjasama dengan Bank BNI, BNI Syariah, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, BCA, BCA Syariah, BRI, BRI Syariah dan BFI Mult’mnanoe Syariah.

.Pembukaan rekening perbankan pertama di Indonesia. langsung melalui aplikasi Waqara melalui kerjasama dengan Bank BNI dan Bank BNI Syariah


.Opsi pembayaran yang bervariasi. mulai dari pembayaran tunai meiaiui 140.000+ titik di seluruh Indonesia, direct debit. virtual accounts . dan lainnya.

Asuransi Gagal Berangkat. Gagal Visa dan Jiwa menjadi satu. pertama di indonesia untuk menjamin keberangkatan umroh meialui kerjasama dengan BNI Life WaqaraMall untuk berbagai produk halal melaiui kerjasama dengan Blibli.

BNI Syariah mendukung PT Waqara Jasa Bangsa sebagai pemilik aplikasi Waqara yang mengembangkan digitalisasi proses pembelian paket umroh. BNI Syariah merupakan bank pertama yang mendukung pengembangan aplikasi Waqara dari awal didirikan.


“Kami sebagai bagian dari BNI Group berkomitmen mendukung visi misi PT Waqara Jasa Bangsa dalam
memberikan layanan dan transaksi yang aman serta mudah kepada pengguna dalam menunaikan ibadah umroh,” kata Abdullah Firman Wibowo, Direktur Utama BNI Syariah. Transaksi pembelian paket umroh terkoneksi langsung dengan tabungan BNI Baituilah iB Hasanah yang dimiliki oleh oieh Anggoro Eko Cahyo. Direktur Bisnis Konsumer BNI, “BNI siap mendukung Waqara dalam mewujudkan impian masyarakat indonesia dalam menginjakkan kaki di tanah suci. Beragam layanan perbankan BNI disiapkan pada aplilasi waqara untuk mempermudah masyarakat dalam melalukan transaksi pembayaran rencana umroh.

Misi Waqara adalah untuk membuat umroh menjadi mungkin bagi semua orang. Untuk individu yang ingin bepergian umroh setidaknya sekali dalam seumur hidup mereka,

Waqara adalah aplikasi paling aman dan bermanfaat untuk memotivasi tabungan umroh dan akhirnya berangkat tanpa rasa takut ditipu dan dijamin pasti keberangkatannya dengan pengalaman yang berkesan dan baik.


Untuk mendukung masyarakat dalam memberikan dukungan penuh terutama dalam menyediakan beragam pilihan cara pembayaran pada Aplikasi Waqara. Dari transfer melalui virtual account, pembayaran langsung dari rekening tabungan BNI karena sudah terhubung dengan Aplikasi Waqara.

Bagi Anda yang belum punya rekening tabungan BNI tidak perlu khawatir karena bisa buka rekening BNI melalui Aplikasi Waqara. Bahkan untuk masyarakat di daerah pun juga bisa membeli atau membayar paket umroh Waqara melalui jaringan Agen46 BNl yang ada di seluruh Indonesia,”

Selain fitur umroh, Waqara kedepannya akan menyediakan WaqaraMall melalui strategic partnership dengan Blibli.com.


“Kerja sama strategis antara Blibli.com dan Waqara mengintegrasikan kekuatan Blibli.com dan Waqara. Blibli.com akan menghadirkan pilihan luas produk-produk halal yang berkualitas serta layanan pengiriman cepat untuk memastikan bahwa pelanggan yang memenuhi kebutuhannya melalui Waqara akan mendapatkan kepuasan berbelanja online. Ini sesuai dengan komitmen kami pada “Customer Satisfaction First’,“ kata Senior Vice President (SVP) Blibli.com Lay Ridwan Gautama.

Sebagai perusahaan yang telah tercatat di OJK, Waqara menjadi pioneer dalam industri Umroh yang menghubungkan perbankan, penyedia jasa umroh, asuransi, Iembaga pembiayaan dan pemerintahan dalam satu ekosistem untuk kemudahan umat Muslim dalam beribadah Umroh.

Dalam acara peresmian ini dan dalam rangka mendukung misi Waqara, Kanomas Arci Wisata dan Bank BNI Syariah turut membagikan berkah dengan memberangkatkan umroh 3 nasabah yang berkebutuhan. Bersamaan dengan itu, Pertamina juga turut berbagi berkah dan memberangkatkan 4 korban penipuan umroh.


Waqara adalah perusahaan berbasis teknologi karya anak bangsa yang bertujuan untuk membawa inovasi ke dalam ekosistem umat Muslim dan berkomitmen memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia.

Jelang Pelantikan Presiden Jokowi, Relawan Jokowi Gelar Konsolidasi Sikapi Memanasnya Suhu Politik

0

IndonesiaVoice.Com | Mengantisipasi suhu politik yang terlihat memanas jelang pengukuhan Presiden Joko Widodo, Ratusan Relawan Jokowi merapatkan barisan dengan menggelar konsolidasi yang diadakan di Hotel Acacia, Jakarta, Selasa (24/9).

Konsolidasi tertutup khusus para relawan Jokowi tersebut juga membicarakan terkait Revisi UU KPK dengan menghadirkan pembicara Mantan Ketua KPK RI, Antasari Azhar. 

Sebelum konsolidasi digelar, Para Pimpinan Relawan Jokowi menggelar konperensi pers dengan para awak media.


Hadir sebagai pembicara dalam konperensi pers Konsolidasi Relawan Jokowi adalah R Haidar Alwi, Aidil Fitri dan HN Zandi.

Haidar Alwi mengajak para relawan Jokowi untuk selalu mawas diri melihat perkembangan politik dimana banyaknya demonstrasi belakangan ini.

“Mari kita pantau demonstrasi tersebut. Jika melenceng mau menggagalkan pelantikan Presiden Jokowi maka sebagai relawan Jokowi kita harus siap berhadapan dengan mereka,” tegas dia.


Hal senada diutarakan Aidil Fitri yang mengajak para relawan siap sedia untuk mengamankan situasi hingga pelantikan Presiden Jokowi terwujud.

“Perjuangan Kita belum selesai. Semua perwakilan relawan Jokowi harus siap bersama- sama mengawal pelantikan Jokowi-Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden,” pungkasnya.