Beranda blog Halaman 60

KUTAFAKUR DI TMP KALIBATA

0

KUTAFAKUR DI TMP KALIBATA

 

rembang petang
turun beriring gerimis kecil
yang membasahi rerumputan hijau
di kompleks tmp
kalibata
ada juga burung-burung kecil berkicau riang
di pepohonan
menambah semaraknya
rembang senja

banyak peziarah datang ke tmp kalibata
menaikkan doa
menabur bunga
mereka juga dirikan tenda-tenda

ada rasa haru tiba-tiba mengguncang nurani
dari nama-nama yang tertera di batu nisan
para pahlawan
bangsa
datang dari berbagai wilayah di nusantara
dari beragam suku
agama konteks sosiologis yang berbeda-berbeda
mereka menjadi hero
menjadi martir dan syuhada
yang ikhlas dan bangga
mempersembahkan jiwa raga mereka
demi sebuah indonesia
yang merdeka
berdaulat
memiliki harkat dan martabat
yang dihargai bangsa-bangsa




dulu teriakan mereka menggelegar
memekikkan seruan
merdeka
mengusir penjajah
dari bumi pertiwi
kini mereka
diam hening
tanpa kata
hidup damai dalam haribaan ilahi
nama-nama mereka yang terpahat kuat
pada batu-batu nisan indah estetis
di tmp kalibata
merepresentasikan semangat juang
para pahlawan bangsa
yang gagah berani
melawan kolonialisme
kekuasaan sang penjajah
di zamannya

di tmp kalibata
menjelang rembang petang
ku tafakur
sujud syukur
ku lantunkan litani syukur kehadirat ilahi
atas anugerahNya
mengutus para pahlawan bangsa
memerdekakan indonesia
kubangga terhadap karya besar para pahlawan yang dengan heroik
mempersembahkan jiwa raga mereka
demi hadirnya indonesia mandiri
kuat bernartabat

hari ini di saat-saat kita memperingati hari pahlawan 10 november
kita berdoa agar nilai-nilai heroisme
dan semangat juang para pahlawan tetap menginspirasi insan indonesia
kita berdoa agar Tuhan tetap mencurahkan berkatNya bagi NKRI
agar negeri ini tetap solid bersatu dan mampu menenun sejarah baru
yang mewarnai perubahan global!

Jakarta, 10 November 2021
pk.2.48

Weinata Sairin
Weinata Sairin

Rancangan Perda Kota Religius Depok Disebut Mirip Piagam Jakarta

0

IndonesiaVoice.com || Draf Rancangan Perda (Raperda) Kota Religius yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Depok ke DPRD disebut masih harus dikaji agar tidak bernuansa diskriminatif.

Kepala Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) Kota Depok Ikravany Hilman menyebut bahwa sebagian pasal dalam rancangan beleid tersebut mirip seperti Piagam Jakarta 1945.

“Misalnya (ada ketentuan) harus hafal Alquran, pasal berikutnya ‘Demikian juga untuk kitab-kitab suci agama lain’. Itu kan tidak perlu,” ungkap Ikravany ketika dihubungi Kompas.com pada Sabtu (6/11/2021).

“Seharusnya satu pasal saja, yaitu hafal kitab suci. Kenapa harus khusus ada ‘hafal Alquran’ kemudian yang lain seakan-akan ‘silakan saja kalau mau’,” ia menjelaskan.

Baca juga: Menhan Prabowo Beri Kuliah Umum di UKI Toraja



Jauh-jauh hari, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengklaim bahwa kelak Perda Kota Religius ini bertujuan memberikan payung hukum untuk kegiatan keagamaan di wilayahnya.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan akan berlaku bagi semua umat beragama, tak pandang minoritas atau mayoritas.

Iktikad baik ini memang terlihat ketika Pemerintah Kota Depok membuat program insentif bagi para pengajar agama.

Baca juga: PGI Minta Polisi Bersikap Adil Terkait Soal Penghinaan Agama



Namun, menurut Ikravany, harus diperhatikan betul apakah pengajar agama yang minoritas mendapatkan hak yang setara.

“Tetap perlu dicek komposisinya. Berapa banyak untuk non-Muslim?” ujar Ikravany.

“Persoalan muncul dan kami mesti cek, karena saya baca masih ada beberapa pasal yang terkesan diskriminatif tadi,” tambahnya.

(Sumber: kompas.com)

TIDUR MASA LANSIA TAKSEMUDAH BIKIN TELUR CEPLOK

0

TIDUR MASA LANSIA TAKSEMUDAH BIKIN TELUR CEPLOK

 

tidur di masa lansia ternyata amat sulit
sejak pk 21.00 kubaringkan
tubuh uzurku diranjang tua
hingga pk. 1.00 malam
mata tetap takbisa terpejam
pikiran menerawang ke berbagai sudut dunia
takterfokus
mata baru mulai terasa lelah
sesudah menenggak tablet anti depresan 0.5 mg

tidur di masa lansia
taksemudah bikin
telur ceplok
mudah dan cepat bisa dinikmati
ambil telur
letakkan kuali
diatas kompor yang menyala
tuangkan minyak goreng
pecahkan telur
dan masukkan ke minyak panas
di aduk-aduk sedikit
lalu jadilah telur ceplok yang siap santap

tidur itu perlu dan sangat di butuhkan
dalam tidur kita melupakan segalanya :
ekonomi yang makin mencekik
uang pensiun yang macet
virus yang terus menggerus sistem,
tata kelola, protap
bahkan meruntuhkan peradaban umat manusia
debt collector pinjol yang menagih lewat medsos dan gadget dengan diksi beraroma teror
ya kita melupakan
sikap paranoid dan naif terhadap
perkembangan politik global
lupa
lupa
memberi kekuatan baru dalam hidup kaum lansia




tidur di ranjangtua penuh bermuatan historis juga urgen
sebagai latihan awal
untuk tidur seutuhpenuh tanpa ranjang
di lahan tpu petamburan, mentengpulo, kampung sawah,pondok kelapa, san diego hill
atau lahan manapun
yang tak kita tahu kapan dan dimana

kita kaum lansia mesti piawai menyiasati agar tidur pk 21.00 terwujud secara konsisten tanpa harus ketagihan menenggak tablet
anti depresan generik atau paten
kita memperpendek atau menghilangkan
jadwal tidur siang dan mengalihkannya kepada hal-hal yang produktif dan menyehatkan
setiap malam menjelang pk 21.00 kita lebih fokus pada hal-hal spiritual sesuai tuntunan agama:
berdoa, baca kitab suci, mendengar musik-musik spiritual,bercengkerama high joke dengan pasangan
(andai ada pasangan)
siapkan lampu temaram
lalu mata terpejam

sulit tidur konon adalah salahsatu
penyakit kaum lansia
kita harus mampu mengalahkan penyakit itu
kita yakin Tuhan akan menolong dengan caraNya yang ajaib
agar kita kaum lansia mudah tidur
semudah membuat telur ceplok
selamat tidur!
Jakarta, 31 Oktober 2021/pk 2.43
Weinata Sairin

Pancasila Yes, Khilafah No

0

IndonesiaVoice.com || Pancasila sebagai ideologi negara harus dipertahankan dan dipahami sebagai milik semua anak bangsa, termasuk milik semua golongan dan agama. Oleh karena itu, keliru bila ada kelompok di masyarakat yang mengklaim bahwa Pancasila hanya milik golongan agama tertentu.

Hal itu disampaikan Brigjen (Purn) Junias Marvel Lumban Tobing dalam peluncuran buku berjudul, “Pancasila Satu-Satunya Ideologi Bangsa Indonesia” yang diluncurkan di Tangerang, Banten, kemarin (28/10). “Konsep Ketuhanan Yang Maha Esa, itu semua agama punya,” katanya.

Menurut dia, belakangan ini ada kelompok tertentu di masyarakat yang keliru menafsirkan Pancasila sebagai milik satu agama tertentu.

Baca juga: Dating Palembangan: Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila sebagai ‘Corporate Value’ Bangsa kepada Setiap Generasi



Padahal semua agama dan aliran kepercayaan di Indonesia memiliki konsep Ketuhanannya masing-masing, yang meyakini bahwa Tuhan yang disembah itu satu.

Disampaikannya bahwa tidak ada satupun agama yang bisa mempersatukan seluruh bangsa dan negara Indonesia, yang terdiri dari ribuan pulau dan etnis, belum lagi golongan dan ras.

“Tidak ada yang bisa mempersatukan. Satu satunya yang bisa mempersatukan hanya Pancasila,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, peperangan di masyarakat maupun global saat ini bukan lagi pertempuran senjata, namun peperangan non fisik atau perang paradigma.

Baca juga: Prof Mudrajad Kuncoro: Bumikan Sistem Ekonomi Pancasila Dengan Bangun Generasi Pancasilais dan Merajut Kebhinekaan



Hal itu nampak di masyarakat bagaimana kerap meributkan hal-hal yang sudah menjadi konsensus bersama, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa seperti yang tercantum di Pancasila.

“Semua agama di Indonesia ini bersaudara, berasal dari keturunan Abraham. Jadi, kalau saat ini masih meributkan (ideologi,red), maka lebih bodoh dari para pejuang negara ini,” katanya

Di sisi lain, Letjen (Purn) Hotmangaradja Pandjaitan menyampaikan bahwa para pejuang Indonesia telah memberikan contoh untuk mempertahankan Pancasila dari rongrongan ideologi komunis.

Hal itu mengacu pada peristiwa 30 September 1965 yang mengorbankan masyarakat, termasuk tujuh perwira tinggi TNI.

Baca juga: Komjen Paulus Waterpauw: Birokrat, Legislator dan MRP Mesti Tegak Lurus Amalkan Nilai Pancasila di Papua



Menurut dia, konflik antar anak bangsa selalu mewarnai kehidupan bermasyarakat, baik sebelum dan sesudah kemerdekaan.

Dicontohkannya konflik antarparadigma seperti Orde Lama dan Orde Baru, nasionalis Pancasila dan Kapitalis, Komunis, serta konflik Pancasila dan agama.

Hotmangaraja, yang merupakan putra dari Pahlawan Revolusi Mayjen (Purn) DI Panjaitan in, menyoroti ideologi komunis, yang diperkirakan akan memudar seiring perkembangan global, namun sebaliknya justeru nampak mulai muncul kembali. Dicontohkannya terkait munculnya kembali paham komunisme di China.

Baca juga: Kelompok Cipayung Plus Jawa Barat Minta Presiden Pastikan Rektor, Mahasiwas, BEM dan UKM Terbebas Paham Anti Pancasila



“Saya menyaksikan pada 2011 di mana foto Mao Tse Tung dielu-elukan kembali, saya menangkap fenomena itu dulu. Ternyata, benar sekarang foto Mao Tse Tung yang menganut komunis cina dengan revolusi kebudayaannya diadopsi kembali oleh Presiden China Xi Jinping,” katanya.

(Luther)

Taliban Penggal Pemain Voli Wanita Afghanistan Hingga Tewas

0

IndonesiaVoice.com || Taliban memenggal kepala pemain voli wanita dan mengunggah foto kepalanya di media sosial. Pemain voli wanita itu bernama Mahjabin Hakimi, yang berprestasi dari Klub Voli Kabul, seperti yang dilansir dari Daily Mail pada Kamis (21/10/2021).

Menurut pelatihnya yang diwawancarai oleh The Persian Independent, Mahjabin Hakimi dipenggal oleh Taliban pada awal Oktober. Laporan pelatih tersebut disebutkan secara anonim.

Di media sosial muncul laporan lain yang mengklaim Mahjabin Hakimi dibunuh secara misterius oleh Taliban sepekan sebelum kelompok tersebut berhasil merebut Kabul.


Baca juga: Sikapi Teror Bom di Surabaya, IKA PPs UKI: “Segera Sahkan RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme”

Sebuah surat kematian konon menjadi bukti yang menunjukkan tanggal pembunuhannya pada pertengahan Agustus.

Sementara, ada klaim lainnya yang menyatakan bahwa gadis pemain voli itu meninggal bunuh diri.

Sebuah foto yang diyakini mayat Mahjabin Hakimi menunjukkan adanya cedera di leher, tetapi belum bisa dipastikan apakah ini disebabkan oleh pisau atau pengikat.


Baca juga: RKUHP Jangan Diskriminasi Dan Dipakai Untuk Mengkriminalkan Perbedaan

Pusat Jurnalisme Investigasi Payk yang berbasis di Afghanistan mengatakan bahwa sumbernya telah mengkonfirmasi bahwa Mahjabin “dipenggal oleh Taliban di Kabul”.

Pelatihnya mengatakan bahwa kematian gadis pemain voli itu baru sekarang dilaporkan karena Taliban mengancam keluarga gadis itu untuk tidak memberitahu siapapun tentang apa yang telah terjadi.

Namun setelah foto jasad Mahjabin Hakimi beredar di internet, pelatih tersebut berpikir ini adalah waktunya untuk angkat suara.


Baca juga: PGI Minta Polisi Bersikap Adil Terkait Soal Penghinaan Agama

“Semua pemain tim voli dan atlet wanita (di Afghanistan) dalam situasi yang buruk, diliputi rasa putus asa dan ketakutan,” ujarnya.

“Semua orang terpaksa melarikan diri dan tinggal di tempat yang tidak diketahui,” lanjutnya.

Mahjabin Hakimi bermain voli untuk klub Kabul sebelum Taliban merebut kekuasaan dari pemerintah Afghanistan yang didukung AS pada akhir Agustus.


Baca juga: Menag: Menghina Simbol Agama adalah Pidana, Ceramah Harus Edukatif dan Mencerahkan

Pelatih itu mengatakan bahwa hanya ada 2 anggota tim pemain voli yang berhasil melarikan diri dari Afghanistan sebelum Taliban berhasil mengambil alih.

Sisanya sekarang bersembunyi dalam ketakutan tentang nasib mereka. Sejak berkuasa lagi, Taliban melarang semua wanita terlibat dalam aktivitas olahraga, memaksa banyak atlet wanita nasional berprestasi bersembunyi.

Federasi bola voli Italia hari ini mengumumkan bahwa semua liga akan mengheningkan cipta selama satu menit untuk Mahjabin Hakimi sebelum melakukan pertandingan akhir pekan ini.


Baca juga: Dukung Gencatan Senjata Israel-Palestina, GAMKI: Ini Bukan Konflik Agama

Penghormatan itu diputuskan oleh ketua federasi Giuseppe Manfredi setelah berdiskusi dengan Komite Olimpiade Italia. (Sumber: Kompas/Daily Mail)

HIDUP SEJATI SETIA SAMPAI MATI

0

HIDUP SEJATI
SETIA SAMPAI MATI

 

heraklitos banyak dipuja netizen
karena ucapannya
agak urakan
pantai rei ouden menei
segalanya mengalir
segalanya berubah
mereka yang inkonsisten
yang tidak taatasas
menjadikan ungkapan itu sebagai rumus
sebagai dalil
walau belum tentu
heraklitos
berfikir seperti itu
bisa juga ungkapan itu
semacam pembenaran
dari tindak-tanduk
manusia yunani
di zamannya

hidup itu bernilai justru karena konstan, tetap
tidak berubah
setia hingga akhir hayat
setia kepada agama
setia kepada ideologi negara
setia kepada pasangan
setia kepada profesi
setia kepada panggilan
setia kepada sumpah jabatan
setia kepada fraksi
setia kepada konstituen
setia kepada perkawinan
setia kepada negara
setia kepada talenta dan kompetensi
setia kepada perintah Tuhan

hidup setia itu
hidup yang mulia
bernilai dan bermakna
setia itu mahal harganya
ia berhubungan
dengan religiositas
karakter
kepribadian
level integritas
yang dimiliki
seorang figur

setia
kesetiaan
sikap konstan
tiada berubah
mestinya menjadi bagian integral
dari kedirian seseorang
orang yang setia
tidak tergiur pada
dunia profan
yang berlimpah aroma entertain
orang yang setia
tidak tunduk pada uang, kuasa, jabatan
orang yang setia
tidak kemaruk
tidak punya hasrat mudarat
tidak terpukau pada kosmetik, parfum, mode, fashion
orang yang setia
hidup mensyukuri
apa yang ada dan sudah dicapai sesuai dengan sop, protap, mekanisme standar dan hukum yang berlaku
orang yang setia
dikasihi Tuhan
dilimpahi pahala
tersedia rumah keabadian
yang konstan
tiada pernah mengalir
tiada pernah berubah
seperti kicauan
heraklitos
di zaman baheula.
Jakarta, 22 Oktober 2021/pk 2.24
Weinata Sairin

Beri Sanksi Polisi Pelaku Kekerasan Berlebihan, Pengamat: Kapolri Lakukan Tugasnya Jaga Nama Baik Institusi

0

IndonesiaVoice.com ||Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan telegram atas nama Kapolri Listyo Sigit.

Surat telegram ditujukan untuk seluruh Kapolda di Indonesia yang termuat dalam Telegram bernomor ST/2162/X/HUK2.9/2021 dan ditandatangani oleh Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo atas nama Kapolri.

Surat telegram tersebut menyikapi cara penanganan pengamanan dan tindakan anggota kepolisian akhir-akhir ini serta dalam rangka mitigasi dan pencegahan kasus kekerasan berlebihan yang dilakukan oleh anggota Polri agar tidak terulang kembali.


Baca juga: Presiden Jokowi dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Punya Chemistry Rendah Hati

Kapolri Listyo melalui telegram ini secara tegas menunjukkan bahwa Kapolri peduli dan memberikan atensi terhadap kejadian-kejadian penanganan pengamanan dan tindakan aparat polisi di beberapa tempat akhir-akhir ini yang dinilai berlebihan dan mendapat respon negatif dari publik.

Pengamat dan praktisi hukum Chrisman Damanik memberikan apresiasi atas sikap responsif Kapolri Listyo yang berupaya menjaga nama baik institusi Kepolisian.

“Ini menunjukkan bahwa Kapolri memberikan perhatian terhadap kejadian penanganan pengamanan dan tindakan anggota aparat polisi di beberapa tempat akhir-akhir ini yang dinilai berlebihan dan tidak sesuai prosedur. Telegram ini sangat penting muatannya,” kata Chrisman Damanik di Jakarta pada Kamis, (21/10/2021).


Baca juga: 8 Komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menuju Polri Presisi

Dalam telegramnya, Kapolri Listyo secara tegas juga meminta adanya hukuman/sanksi tegas terhadap anggota yang terbukti melanggar disiplin atau kode etik maupun pidana, khususnya yang berkaitan dengan tindakan kekerasan berlebihan serta sanksi terhadap atasan langsung yang tidak melakukan pengawasan dan pengendalian sesuai tanggung jawabnya.

“Hal ini menunjukkan bahwa Kapolri Jenderal Listyo tidak main-main dalam memberikan sanksi apabila ada anggotanya yang terbukti melanggar disiplin atau kode etik maupun pidana, khususnya yang berkaitan dengan tindakan kekerasan berlebihan. Bahkan atasan langsung dari anggota tersebut akan dikenakan sanksi. Hal ini sangat bagus agar ke depan penanganan pengamanan harus lebih berhati-hati, tidak asal-asalan, humanis, serta sesuai dengan SOP yang berlaku,” lanjut mantan Ketua Presidium GMNI ini.

Chrisman mengharapkan kedepannya jajaran Kepolisian mulai dari pusat hingga tingkat Polsek untuk lebih bijak dan humanis dalam melakukan tugas tanggungjawab kepada masyarakat.


Baca juga: Harapan Ketum DPP ARDIN Dr John N Palinggi Untuk Kapolri Baru Jenderal Listyo Sigit Prabowo

“Semoga Instruksi Kapolri ini menjadi perhatian seluruh jajaran dan anggota yang menangani pengamanan ataupun penindakan yang dilaksanakan di lapangan. Sehingga tidak ada lagi tindakan berlebihan dalam penanganan pengamanan, agar citra polisi semakin baik kedepannya,” tutupnya.

Menhan Prabowo Beri Kuliah Umum di UKI Toraja

0

IndonesiaVoice.com || Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Senin (18/10).Menhan Prabowo Beri Kuliah Umum di UKI Toraja.

Salah satu agenda kunjungan kerja ini adalah untuk memberikan kuliah umum dan pembekalan kepada mahasiswa dan sivitas akademika Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja.

Kepada para mahasiswa UKI Toraja saat memberikan kuliah umum, Menhan Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia perlu memiliki pertahanan yang kuat. Pemahanan tentang pentingnya pertahanan negara juga disadari oleh pemimpin negara Presiden Joko Widodo.


Baca juga: Presiden Jokowi dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Punya Chemistry Rendah Hati

“Kalau kita kuat akan terjadi perdamaian, dan Indonesia akan menjadi negara yang makmur”, ujar Menhan Prabowo.

Lebih jauh, Menhan menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara dan bangsa adalah hal penting untuk menjaga kekayaan dan kedaulatan negara.

Seperti bunyi ungkapan latin terkenal di kalangan militer. Si vis pacem, para bellum, yang lebih kurang berarti: jika ingin perdamaian, bersiaplah untuk perang.


Baca juga: Dating Palembangan Apresiasi Penuh Gerakan Lagu “Indonesia Raya”

Selain itu, Menhan Prabowo mengingatkan bahwa telah tercantum pada Pembukaan UUD 1945 bahwa tujuan dari kehidupan berbangsa dan bernegara adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Hal ini berarti fungsi pertama Pemerintah adalah melindungi pertahanan negara.

Karenanya, untuk mencapai tujuan itu, Menhan Prabowo mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Putra dan putri Toraja cerdas dan pemberani, saya yakin bisa mewujudkan cita-cita luhur tersebut”, tegas Menhan.


Baca juga: Menhan Serahkan Bantuan Tiongkok ke Gugus Tugas Covid–19

Selain itu mengisi kuliah umum, dalam kunjungan ini Menhan Prabowo juga dijadwalkan untuk menghadiri pelantikan Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) yang diketuai Kepala Badan Instalasi Stategis Pertahanan (Kabainstrahan) di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa. (Biro Humas Setjen Kemhan)

Sumber foto: Tim Dokumentasi Menhan

BANG PENJOL DI PERAS PINJOL ILEGAL

0

BANG PENJOL DI PERAS PINJOL ILEGAL

sahabat saya di era pandemi ini
sukses menjadi
pengusaha kuliner
ia mempopulerkan
makanan khas daerahnya
ada sayur bekasem
sayur ikan gabus
pucung
pecak lele
semur daging

kulinernya sudah merambah ke berbagai provinsi
ia piawai dalam menetapkan srategi marketing
ia juga sudah punya gerai di negeri jiran
omzet yang makin besar
dengan margin yang sangat memadai
membutuhkan modal berlipat
maka ia mengajukan kredit ke bank
namun gagal
ia takmampu memenuhi prosedur yang rumit berbelit
bang penjol kebingungan dan nyaris putus asa

dalam galau dan bingung bang penjol akhirnya
melirik pinjaman on line
tanpa cek dan ricek tentang pinjol itu ia segera
menyetujui pinjaman seratus juta di sebuah pinjol
sebulan kemudian
bang penjol baru tahu
bahwa pinjol itu tidak terdaftar di ojk
bunga pinjaman melebihi 30 persen

bang penjol lemas
ia merasa di amuk vertigo
sementara kompetitor kulinernya makin banyak
pelanggan dan mitra kerjanya makin berkurang

dana yang masuk dari bisnisnya terkuras semua untuk membayar pinjol
bisnis bang penjol
bangkrut
pinjamannya masih tersisa separuh lagi
bang penjol diperas pinjol ilegal
setiap hari debt collector menggedor-gedor pintu rumahnya

bisnis bang penjol gagal total
ia takcermat
hingga terpukul
oleh pinjol ilegal..

Jakarta, 15 Agustus 2021/pk.15.03
Weinata Sairin

HIDUP LANSIA DI ERA PANDEMI

0

HIDUP LANSIA DI ERA PANDEMI

 

hidup di era pandemi penuh dengan sensasi
yang acap mengganggu kenyamanan
kisah-kisah banyak mengalir via medsos, televisi
yang bisa saja menambah rumit kehidupan
apalagi bagi ratusan pensiunan
pekerja gereja
yang dua tahun uang pensiunnya macet ditelan oknum perusahaan asuransi

diskusi di ruang publik amat menghebohkan
tentang pernikahan siri para bintang
orang-orang yang tertipu perusahaan peminjaman uang online
ayah yang memerkosa anak kandungnya
polemik tentang usul pembubaran tim pembasmi teroris
sementara teroris masih terus membunuhi rakyat takberdosa
berbagai manuver menjelang 2024
varian baru covid yang makin dahsyat
ramalan who tentang peristiwa besar yang akan terjadi
dan sebagainya

bagi kaum lansia hampir semua berita, polemik beragam topik
tidak memberi kontribusi bagi kesehatan
kita tidak perlu membaca berita-berita itu
kita bisa mencari channel tentang kesehatan, pembinaan kerohanian, lagu gereja, ceramah agama yang sejuk
sehingga pikiran kita dibersihkan dari hal-hal yang tak perlu

topik tentang kesehatan, keagamaan, testimoni para penyintas penyakit
sukses yang dicapai para petani yang ulet dalam bekerja
perjuangan atlet pon yang memperoleh medali emas
model-model kisah seperti itu
yang bisa memotivasi para lansia dalam menjalani kehidupannya

kaum lansia harus menjalani kehidupan penuh sukacita dan berpengharapan
mereka butuh disapa, berinteraksi dengan sesama lansia
spiritualitas mereka perlu dirawat kontinyu
komunitas keagamaan harus lebih proaktif memperhatikan dan memfasilitasi
kaum lansia
apalagi jika mereka tidak lagi memiliki saudara
kaum lansia adalah aset berharga
mereka harus tetap imun,aman dan beriman

Jakarta,13 Oktober 2021 pk 5.01
Weinata Sairin