Dating Palembangan: HUT RI Ke-76, Momen Pemerintah dan Masyarakat Bahu-membahu Putus Penyebaran Covid

Dating Palembangan: HUT RI Ke-76, Momen Pemerintah dan Masyarakat Bahu-membahu Putus Penyebaran Covid

- in NASIONAL
206
0
HUT Ke-76 RI, Dating Palembangan: Momen Pemerintah dan Masyarakat Bahu-membahu Putus Penyebaran CovidDating Palembangan SE, MM

IndonesiaVoice.com|| Setiap tanggal 17 Agustus, Bangsa Indonesia memperingati HUT Kemerdekaan RI. Pada tahun 2021, Indonesia memasuki usia ke-76.

Peringatan HUT Kemerdekaan mengingatkan akan jasa-jasa para pahlawan bangsa ini yang berjuang meraih kemerdekaan dengan mengorbankan jiwa dan raganya mengusir penjajah dari Indonesia.

Dua tahun belakangan ini, Perayaan HUT Kemerdekaan RI dirayakan dengan penuh keprihatinan di tengah-tengah wabah pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai.

Dulu perjuangan masa merebut kemerdekaan adalah mengangkat senjata dan bambu runcing untuk mengusir penjajah.

Namun kini, Indonesia, dan juga negara-negara lain, sedang berjuang untuk menghadapi pandemi Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.


Baca juga: Dating Palembangan Apresiasi Penuh Gerakan Lagu “Indonesia Raya”

Diantaranya, dengan mematuhi protokol kesehatan mulai dari 3M, 5M hingga 6M. Adapun 6M tersebut adalah Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas dan Menghindari makan bersama.

Pemerintah juga menganjurkan masyarakat untuk Stay at Home (tinggal di rumah). Bagi yang bekerja, jika memungkinkan untuk Work For Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Kini program vaksin tengah digalakkan oleh pemerintah. Mulai dari penggunaan vaksin sinovac, astrazeneca dan moderna.

Data terakhir, per tanggal 14 Agustus 2021, di Indonesia total dosis vaksin yang diberikan sebanyak 81,4 juta dan orang yang divaksinasi secara tuntas sebanyak 27,8 juta dan persentase divaksinasi secara tuntas masih 10,3 persen.

Harus diakui, semua protokol kesehatan dan program vaksinasi yang tengah dikerjakan mesti mendapat dukungan dari masyarakat.


Baca juga: Ventilator, HFNC dan PCR Tidak ada, dr Heber B Sapan: Penanganan COVID-19 di Tana Toraja dan Toraja Utara di Bawah Standar

“Pemerintah bersama masyarakat mesti bahu-membahu untuk memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19,” ujar Ketua Umum DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Periode 2007-2011, Dating Palembangan SE, MM.

Pun, lanjut Dating, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan terdapat potensi bahwa virus ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat. Ini menandakan belum ada batas kejelasan kapan pandemi Covid ini akan berakhir.

“Sebab itu, ajakan Presiden Joko Widodo kepada masyarakat untuk hidup berdampingan dan berdamai dengan Covid mesti menjadi perhatian kita bersama. Dan semoga berjalannya waktu, Virus Covid akan punah,” kata dia.

“Dengan demikian, di tengah pandemi Covid ini kita juga tetap menjalani kehidupan ini dengan berkarya sesuai dengan tugas dan panggilan masing-masing,” tambah Mantan Anggota Majelis Pemuda Indonesia KNPI ini.

Pandemi Covid, kata Dating, tidak hanya terjadi di Indonesia. Tapi juga dialami seluruh dunia. Dibutuhkan kesadaran seluruh warga negara untuk mengikuti arahan pemerintah agar dapat melewati pandemi ini dengan baik.


Baca juga: Makna Pahlawan Masa Kini

“Diharapkan, ketika mampu melewati pandemi ini maka kita akan semakin tangguh dan menjadi bangsa yang besar,” kata Mantan Pengurus DPP Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) ini.

Pemerintah, melalui Menteri Keuangan, telah mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2021 mencapai 7,07 persen.

“Kita mengapresiasi kinerja pemerintah yang menjaga kestabilan ekonomi agar tidak terpuruk. Kendatipun ada PPKM (Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat), pemerintah tetap memberikan porsi kepada para pelaku UMKM untuk bisa membuka usahanya pada jam tertentu,” jelasnya.

Menurut Dating, kehidupan yang sesungguhnya itu ada pada masyarakat yang tentunya sangat membutuhkan bahan pokok.

“Riel kehidupan sesungguhnya ada pada masyarakat, sehingga hal yang berkaitan dengan bahan pokok masyarakat maka pemerintah pasti dukung,” urai dia.


Baca juga: Terjadi Krisis Ekologi, Pandangan Antroposentris Dominasi Manusia Terhadap Lingkungan Perlu diubah

Dating mengajak semua berdoa bersama dalam tuntunan Tuhan agar PPKM ini berhasil.

“Kita semua ingin hidup bebas dan bergerak kembali. Semua aktivitas dapat berjalan kembali. Upaya pemerintah dengan dukungan dari masyarakat niscaya menghidupkan roda perekonomian dan semua aktivitas berjalan kembali. Kiranya upaya pemerintah berjalan mendapat ridho dari Tuhan. Dan semoga Covid ini segera berakhir,” imbuh dia.

Dating mengakui dalam kesehariannya dia tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjalankan 6M, baik di kantor maupun di rumah.


Baca juga: Refleksi HUT RI Ke-75 ditengah Pandemi Covid-19, Dr John N Palinggi: FILTER KEHIDUPAN AGAR BERUBAH LEBIH BAIK

“Saya juga sudah divaksin dua kali. Mari kita mematuhi prokes sesuai himbauan pemerintah. Ingat pemerintah itu wakil Tuhan di negara ini,” tandasnya.

(VIC)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You may also like

500 Kabupaten Kota Ditargetkan Ikuti World Prayer Assembly, 17-19 Mei 2022

IndonesiaVoice.com || Sebanyak 500 kabupaten/kota ditargetkan akan mengikuti