Beranda blog Halaman 40

Rumah Kopi Karo, Bukan Sekedar Tempat Ngopi, Juga Bertemunya Ide Bisnis Kreatif

0

IndonesiaVoice.com– Bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang rindu ingin merasakan nikmatnya Kopi Arabika Karo, telah hadir Rumah Kopi Karo yang berada di Jalan Kemajuan No. 54, Petukangan, Jakarta Selatan.

“Saya sejak kecil sudah minum kopi. Tapi begitu tahu ada Kopi Karo, ini rasanya sangat luar biasa. Apalagi Kopi Karo ini juga sudah mendunia. Sebagai Seniman Karo, saya mengajak masyarakat Karo mendukung penuh Kopi Karo ini. Rasanya tidak kalah dengan Kopi Brazil, dan kopi lokal lainnya. Saya sudah cicipi hampir semua kopi. Menurut saya Kopi Karo rasanya tidak kalah dan tidak malu-maluin,” kata Artis Tio Fanta Pinem dalam Grand Opening Rumah Kopi Karo, Jakarta, Jumat (3/5/2024), dalam rilisnya, Minggu (5/5/2024).

 

kopi karo
Tio Fanta Pinem

Rumah Kopi Karo berada dalam naungan Koperasi K3 (Kerja Kita Karo). Ketua K3 Baltasar Tarigan, SE, menjelaskan koperasi ini didirikan oleh sekelompok perantau yang peduli kampung halaman (martabe). Koperasi yang berasal dari Jakarta ini juga beranggotakan dari seluruh Indonesia. Jadi, Koperasi K3 adalah koperasi primer Indonesia.


Baca juga: Paritas Institut Dukung Berantas Mafia Tanah di Sumut

kopi karo

“Wadah koperasi ini bisa menghubungkan masyarakat perantau dengan masyarakat di kampung halaman untuk berkolaborasi dan peduli terhadap komoditas-komoditas pertanian unggulan,” jelas dia.

“Pertanian unggulan yang kita coba kembangkan saat ini adalah Kopi Arabika Karo yang bertumbuh di Dataran Tinggi Karo, sepanjang Bukit Barisan dan sejajar tumbuhnya Kopi Gayo Aceh. Kopi special original Arabica dengan taste yang cukup khas dan aroma yang harum,” tambahnya.

Menurut Baltasar, Koperasi K3 akan mendampingi Petani Kopi Arabika Karo, termasuk pemasarannya mulai dari hilir hingga ke hulu. Ia mengucapkan terima Kasih kepada Mitra Dinas PPUKM Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin oleh Elisabeth Ratu Rante Allo.

kopi karo
Ucapan Selamat dari Kepala Dinas PPUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo



Baca juga: Aksi Heroik Prajurit Makorem 083 Malang, Mulai Bantu Anak Difabel sampai Kembangkan Kopi Robusta

“Misi Rumah Kopi Karo ini adalah bagaimana masyarakat luas dapat mencicipi dan menikmati aroma Kopi Arabika Karo yang berada di Jalan Kemajuan, Petukangan, Jakarta Selatan sebagai salah satu candradimuka bagi pecinta kopi,” urainya.

Tidak cukup disitu, lanjut Baltasar, menjalin kerjasama dengan pemerintah khususnya dari Kementerian Perdagangan menjadi begitu penting dalam rangka exposure dengan menjajaki kementerian yang ada etalasenya, agar menjadi lebih dikenal dan diminati, sehingga terjadi sebuah kolaborasi penawaran, pemasaran dari produk Kopi Karo ini.

Sementara Bendahara Koperasi K3, Dr Ernalem Bangun, mengutarakan Kopi Karo ini rasanya sangat nikmat. Tidak heran kalau Starbuck juga menggunakan Kopi Karo. Bahkan, mereka juga turut tanam kopi di Karo.


Baca juga: Bupati Taput Luncurkan Buku, Model NIKSON Patut Dikembangkan Pemerintah Pusat

kopi karo

“Kopi Karo ini luar biasa enaknya. Kalau sudah coba Kopi Karo, tak mau lagi coba kopi yang lain. Sebagai antropolog, saya melihat kok identitas Karo tidak muncul dalam kopi. Hal ini yang membuat kita bersama-sama menggalakkan Kopi Karo, bukan kopi lainnya. Jadi identitas Karo dalam kopi itu harus muncul, seperti Jeruk Brastagi,” pungkasnya.

Tokoh Eksekutif Muda Karo, Budianto Surbakti, membeberkan sejak zaman Belanda, Kabupaten Karo dikenal sebagai daerah yang diberkati Tuhan dengan dua gunung. Sejak dulu hasil pertanian di daerah ini sangat bagus bukan hanya untuk Indonesia tapi juga diekspor.

“Memasuki Era Abad 21 ini, Kopi Karo juga sudah menasional dan mendunia. Maka tugas kita bersama Putra-Putri Karo dari Sumut untuk mendukung Kopi Karo. Kehadiran Rumah Kopi Karo ini merupakan inisiatif para Tokoh Karo di Jabodetabek untuk menjadikan tempat kebersamaan dan ajang silaturahmi dalam meningkatkan ide bisnis kreatif,” tandasnya.

(Victor)

Warisan Musik, Kisah Keluarga dan Cinta Glenn Fredly yang Menyentuh Hati di Film “Glenn Fredly The Movie”

0

IndonesiaVoice.com— Nama Glenn Fredly adalah satu di antara dari sederet legenda musik Indonesia. Melodinya tentang cinta, patah hati, dan suaranya yang khas telah menyentuh banyak hati dan menginspirasi para pendengar dan masyarakat Indonesia.

Empat tahun setelah kepergiannya pada April 2020, kini kisahnya dalam bermusik dan perjuangannya di dalam keluarga tersaji dalam film garapan sutradara Lukman Sardi dan produser Daniel Mananta dan Robert Ronny, “Glenn Fredly The Movie” yang tayang di jaringan bioskop Indonesia mulai 25 April 2024.

“Glenn Fredly The Movie” mengangkat tema keluarga dan musik yang menjadi nilai penting dalam hidup Bung Glenn. Kehangatan dan kasih sayang keluarga menjadi kekuatan utama bagi Glenn dalam menjalani hidupnya, termasuk dalam kariernya sebagai musisi.


Film ini juga akan menampilkan beberapa momen ikonik Glenn di atas panggung, yang menunjukkan kecintaannya terhadap musik dan dedikasinya untuk menghibur dan menyentuh hati para penggemarnya.

“Tema keluarga dan musik menjadi fokus utama dalam film ini. Kami ingin menunjukkan kepada penonton bagaimana Glenn Fredly dibesarkan dalam keluarga yang unik dengan konflik tersendiri, perjuangan beliau dalam membuktikan nilai yang ia yakini, dan bagaimana musik menjadi sarana untuk meluapkan isi hatinya,” ungkap produser film “Glenn Fredly The Movie” Daniel Mananta.

“Glenn Fredly The Movie” dipersembahkan oleh Time International Films dan Adhya Pictures yang diproduksi oleh DAMN! I Love Indonesia Pictures.


Dibintangi oleh pemenang Piala Citra FFI 2022 untuk Pemeran Utama Pria Terbaik Marthino Lio, Bucek, Ruth Sahanaya, Zulfa Maharani, Alyssa Abidin, Sonia Alyssa, Sahira Anjani, dan Winky Wiryawan.

“Film ini bukan hanya tentang perjalanan hidup Glenn Fredly sebagai seorang musisi, tetapi juga tentang cinta, keluarga, dan persahabatan. Kami berharap film ini dapat menginspirasi banyak orang untuk terus berkarya dan memperjuangkan apa yang mereka yakini,” tambah sutradara “Glenn Fredly The Movie” Lukman Sardi.

Aktor Marthino Lio, yang memerankan karakter Glenn Fredly dalam film ini, mengaku merasa terhormat dan bangga dapat terlibat dalam proyek ini.


“Glenn Fredly adalah sosok yang sangat inspiratif bagi saya. Saya harap film ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang siapa dia dan apa yang dia perjuangkan,” kata Marthino Lio.

Sebelumnya, film “Glenn Fredly The Movie” juga telah menggelar special screening di Ambon, membawa keluarga Bung Glenn – Mutia Ayu dan Gewa mudik ke Ambon, pada 12 April 2024. Penayangan perdana di Ambon juga berdekatan dengan momen peringatan wafatnya Bung Glenn pada 8 April.

Produser film “Glenn Fredly The Movie” Daniel Mananta mengungkapkan, special screening di Ambon ini menjadi momen haru dimana untuk pertama kalinya Mutia Ayu mengunjungi tanah kelahiran Bung Glenn sekaligus sebagai bentuk penghormatan untuk merayakan kenangan dan nilai-nilai yang selalu diyakini Bung Glenn.


Tonton “Glenn Fredly The Movie” yang akan tayang di bioskop pada 25 April 2024 untuk merayakan warisan musik, kisah cinta keluarga yang menyentuh hati. dan kenangan terhadap Bung Glenn. Ikuti terus perkembangan informasi mengenai film “Glenn Fredly The Movie” di media sosial resmi Instagram @glennfredlythemovie dan @adhyapictures.

Peluncuran FFI 2024, Komite FFI 2024–2026 Usung Tema “Merandai Cakrawala Sinema Indonesia”

0

IndonesiaVoice.com– Komite Festival Film Indonesia (FFI) periode 2024–2026 yang baru saja terpilih dan diketuai Ario Bayu mengumumkan tema perhelatan FFI 2024. Tema yang diusung untuk FFI 2024 adalah “Merandai Cakrawala Sinema Indonesia.”

Merandai memiliki makna mengarungi, menjelajahi. Melalui tema “Merandai Cakrawala Sinema Indonesia,” FFI 2024 diharapkan menjadi ruang yang terus menghidupkan kolaborasi berlandaskan semangat kesetaraan dalam membangun ekosistem perfilman Indonesia yang kreatif, inovatif, inklusif, dan produktif.

Cakrawala sinema Indonesia terus-menerus meluas sebagai buah dari pergulatan insan film maupun perkembangan lingkungan global yang melingkupinya.

Dengan demikian, perjalanan merandai (menjelajahi) cakrawala sinema Indonesia demi meraih kesempurnaan dan keunggulan itu mesti dibingkai oleh upaya menangguk kearifan masa lalu, memeluk masa kini, dan membentuk masa depan.


Dalam peluncuran FFI 2024, sekaligus diperkenalkan kepengurusan baru Komite FFI periode 2024–2026, yang diketuai oleh Ario Bayu.

Komite FFI 2024–2026 adalah Ario Bayu (Ketua Komite), Prilly Latuconsina (Ketua Pelaksana), Budi Irawanto (Ketua Bidang Penjurian), Mandy Marahimin (Ketua Sekretariat), Gita Fara (Ketua Bidang Keuangan dan Pengembangan Usaha), Pradetya Novitri (Ketua Bidang Acara), Nazira C. Noer (Ketua Humas Acara), dan Michael Ratnadwijanti (Ketua Humas Penjurian).

Bidang-bidang di kepanitiaan diisi oleh para profesional yang memiliki rekam jejak dan capaian pada profesinya masing-masing yang masih berkaitan erat dengan dunia film.

Komite FFI 2024–2026 juga berkomitmen untuk mendorong proses kolaborasi sehingga dapat menemukan peluang dan potensi baru di industri film Indonesia.


Kolaborasi menjadi jiwa dan landasan utama dari FFI 2024 dan kunci untuk meningkatkan industri film Indonesia di mata dunia.

“Sinema Indonesia tak pernah berhenti pada titik tertentu, alih-alih terus menjelajahi kekayaan tematik, batas-batas artistik, dan kepelikan teknis yang ditawarkan oleh teknologi. Inilah sesungguhnya yang menjadi cakrawala atau horizon sinema Indonesia sekaligus konteks bagi mekarnya ekosistem perfilman Indonesia. Melalui tema “Merandai Cakrawala Sinema Indonesia” Komite ingin FFI 2024 menggerakkan arah sinema ke depan, sekaligus belajar dari sejarah masa lalu sinema kita, dan terbuka dengan semua kemungkinan potensi baru dalam perkembangannya saat ini,” kata Ketua Komite FFI 2024–2026 Ario Bayu.

Pada penyelenggaraan FFI 2024, sistem penjurian ‘hybrid’ yang mengombinasikan penilaian kuantitatif (lewat pemungutan suara) dan penilaian kualitatif (lewat diskusi) akan dipertahankan.

Sistem penjurian ini cukup komprehensif, representatif, dan partisipatif yang melewati sejumlah tahapan mulai dari tahap rekomendasi oleh asosiasi profesi perfilman, tahap nominasi oleh Akademi Citra (insan film peraih Piala Citra) hingga tahap penentuan pemenang oleh Dewan Juri Akhir yang merepresentasikan profesional/pembuat film dan mereka yang menjadi bagian dari ekosistem perfilman dengan beragam latar profesi. Publik juga akan terlibat yang difasilitasi oleh teknologi internet untuk mengungkapkan preferensinya terhadap film Indonesia.


“Dengan demikian, sistem penjurian yang melibatkan asosiasi profesi dan Akademi Citra tersebut menjunjung prinsip demokrasi dan penghormatan terhadap profesionalisme serta dedikasi para insan film. Sementara itu, peran Dewan Juri Akhir dalam penentuan pemenang menempatkan film sebagai produk budaya yang dinilai secara kualitatif. Sedangkan keterlibatan publik bisa menumbuhkan partisipasi serta perluasan apresiasi terhadap film Indonesia,” ujar Ketua Bidang Penjurian FFI 2024–2026 Budi Irawanto.

Lebih lanjut, Budi menekankan, “Sistem penjurian menjadi bagian dari upaya bersama untuk semakin memperkuat ekosistem perfilman kita agar lebih solid dan padu.”

Anggota Dewan Juri Akhir akan dipilih oleh Komite FFI 2024–2026 berdasarkan masukan dari asosiasi-asosiasi profesi perfilman. Ikuti informasi terbaru Festival Film Indonesia 2024 melalui kanal media sosial resmi FFI di Instagram @festivalfilmid dan situs resmi di festivalfilm.id.

Menteri PANRB Beberkan Skema Pemindahan ASN ke IKN

0

IndonesiaVoice.com– Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas memaparkan, pemerintah menyiapkan kebijakan yang komprehensif terkait pemindahan para aparatur sipil negara (ASN) ke IKN (Ibu Kota Negara).

“Sesuai arahan Presiden Jokowi, ini bukan sekadar urusan memindahkan ASN dari satu tempat ke tempat lainnya, bukan soal pindah tempat kerja, tetapi pemerintah mendesain skema yang komprehensif, mulai soal efektivitas kinerja, budaya kerja digital, hingga paradigma kerja birokrasi yang transformatif,” ujar Abdullah Azwar Anas dalam konferensi pers “Skema Pemindahan ASN ke IKN” di Press Room Kominfo, Jakarta, Rabu (17/4/2024).

Anas melanjutkan, ASN akan mulai pindah ke IKN secara bertahap. Pada Juli 2024, ada sejumlah menteri dan jajaran yang akan mulai pindah ke IKN.


“Salah satunya, kemarin kami sudah ketemu Menteri PUPR yang memang akan pindah pertama bulan Juli 2024,” ujar mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut.

Lalu, pada Agustus 2024, IKN disiapkan sebagai tempat upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI yang melibatkan sekitar 1500 personel.

“Kemudian, pada September 2024 dilanjutkan dengan pemindahan ASN secara lebih masif. Ada prioritas satu, dua, dan tiga, berapa jumlah eselon I-nya dan seterusnya, semua sudah ada datanya. Tinggal eksekusi saja,” tegas Anas.


Berdasarkan hasil penapisan F(filter) yang telah dilakukan, menurut Anas, terdapat beberapa prioritas unit kerja mana saja pada beberapa Kementerian atau Lembaga (K/L) untuk dipindah secara bertahap.

Prioritas pertama, terdapat 179 Unit Eselon I dari 38 K/L; Prioritas kedua, terdapat 91 Unit Eselon I dari 29 K/L; dan Prioritas ketiga, terdapat 378 Unit Eselon I dari 59 K/L.

“Terkait dengan siapa-siapa saja pegawai ASN yang akan dipindahkan, diatur teknisnya oleh masing-masing K/L yang terkait, dengan mempertimbangkan jumlah hunian yang tersedia dan kompetensi pegawai,” ujar dia.


Anas merinci beberapa prinsip dalam pelaksanaan pemindahan Pegawai ASN K/L pusat ke IKN. Diantaranya, semua ASN K/L pada satuan kerja pusat akan dipindahkan ke IKN, skema pemindahan ASN dilakukan secara bertahap, setiap ASN diharapkan mendapat satu unit hunian apartemen/rumah dinas (disesuaikan dengan ketersediaannya) dan ASN yang dipindah pada tahap pertama perlu diberikan tunjangan khusus (tunjangan sebagai pionir), serta penerapan Smart Government.

Lanjutnya, dari aspek kelembagaan dan tata kelola, pemindahan IKN dilakukan secara bertahap, yaitu Jangka Pendek, Jangka Menengah, dan Jangka Panjang.

“Dalam fase pertama, fokusnya adalah untuk menyiapkan miniatur pemerintahan. Fase kedua, Penerapan Shared Office dan Shared Services System. Fase ketiga, implementasi smart government. Fase-fase ini akan menyesuaikan dengan ketersediaan gedung dan infrastruktur IKN,” imbuh dia.


Anas menuturkan, untuk pemindahan K/L ke IKN, pemerintah telah melakukan pendefinisian peran strategis K/L untuk mengidentifikasi seberapa penting peran K/L terhadap negara, daya saing, dan kemandirian ekonomi.

Selain itu, dilakukan identifikasi peran dan fungsi K/L sebagai sistem dukungan pengambilan keputusan (decision support system) dan sebagai strategic enabler dan/atau sistem pertahanan dan keamanan.

“Kita juga melakukan penapisan bentuk risiko yang ditimbulkan dalam hal kegagalan pelaksanaan tugas dan fungsi K/L,” beber dia.

Anas menguraikan ASN yang akan dipindahkan ke IKN wajib memenuhi syarat kompetensi umum dan kompetensi teknis sesuai dengan jabatan masing-masing ASN yang akan berpindah.


Selain itu dibutuhkan kompetensi tambahan menguasai literasi (digital literacy), multitasking, menguasai substansi mengenai prinsip IKN, serta mampu menerapkan nilai-nilai budaya kerja ASN.

“IKN akan menerapkan pola kerja terpadu dengan fleksibilitas waktu dan lokasi mendukung sistem kerja kolaboratif dan agile. Karenanya perlu talenta-talenta digital yang siap untuk mendorong akselerasi roda pemerintahan di IKN,” pungkasnya.(*)

 

Bupati Taput Luncurkan Buku, Model NIKSON Patut Dikembangkan Pemerintah Pusat

0

IndonesiaVoice.com– Model NIKSON menggema dalam peluncuran buku Dr Drs Nikson Nababan, MSi (Bupati Tapanuli Utara) bertajuk “Desa Kuat, Kota Maju, Negara Berdikari” di Pojok Rahman Tolleng, Gedung Tempo, Jakarta, Selasa Malam (16/4/2024). Buku ini diangkat dari hasil disertasi doktornya dari IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri).

“Model NIKSON adalah Needs (kebutuhan), Innovation, Knowledge, Synergy, Operation dan Norm. Model baru ini merupakan perencanaan pembangunan desa dan daerah di wilayah Indonesia dengan berbasis data secara presisi, yang pernah diterapkan di Tapanuli Utara,” kata Nikson Nababan sebagai Keynote Speech.

“Tahapan proses perencanaan didasarkan pada diagnosa masalah yang tepat dalam penentuan tujuan dengan proyeksi by name, by address dan by coordinate,” tambahnya.


Guru Besar IPDN, Prof Dr Drs H KHasan Efendy MPd, yang hadir sebagai penanggap, mengutarakan Model NIKSON yang sangat inovatif ini mencoba melihat desa dalam konteks komprehensif dan diharapkan jadi kotak pandora untuk dikembangkan oleh pemerintah pusat.

“Dalam model NIKSON ini, masyarakatnya dilihat, kepemimpinannya dilihat, potensi desanya dilihat, dan kewenangan desanya dilihat. Tinggal sekarang kita tunggu kemauan pemerintah menyambut model ini dengan membuat suatu keputusan yang bersifat nasional. Kita tunggu, data presisi desa ini menjadi kontak pandora bagi lahirnya GBHN baru yang tentunya mesti melalui proses amandemen UUD 1945. Pertanyaannya, adakah kemauan (pemerintah) melakukan itu,” tegasnya.

Sementara Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB Dr Sofyan Sjaf, SPT, MSi, mengemukakan, sebagai pengajar di perguruan tinggi, apapun yang dilakukan, baik riset maupun inovasi, tidak menjadi begitu penting jika tidak didukung oleh leadership dari eksekutif.


“Nah Pak Bupati Nikson ini adalah salah satu eksekutif yang berani. Saya tadi dengar Pak Nikson akan berakhir sebagai Bupati Taput pada tanggal 23 april 2024. Saya bilang jangan berhenti Pak Nikson, lanjutkan ke tingkat berikutnya (Gubernur Sumut),” tandasnya.

Hal senada dikatakan Direktur Eksekutif APKASI Sarman Simanjorang MSi, “Dengan Model NIKSON ini diharapkan desa-desa semakin maju, Indonesia kuat, dan masyarakat sejahtera.”

 

Pajak Atas Usaha Ekonomi Digital Tembus Rp 23,04 triliun

0

IndonesiaVoice.com– Hingga 31 Maret 2024, pemerintah mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp23,04 triliun. Jumlah tersebut berasal dari pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebesar Rp18,74 triliun, pajak kripto sebesar Rp 580,2 miliar, pajak fintech (P2P lending) sebesar Rp1,95 triliun.

Dan pajak yang dipungut oleh pihak lain atas transaksi pengadaan barang dan/atau jasa melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (pajak SIPP) sebesar Rp1,77 triliun.

Sementara itu, sampai Maret 2024, pemerintah telah menunjuk 167 pelaku usaha PMSE menjadi pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN).


Jumlah tersebut termasuk dua pembetulan atau perubahan data pemungut PPN PMSE. Pembetulan di bulan Maret 2024 yaitu Vonage Business Inc dan Twitch Interactive Singapore Private Limited.

Dari keseluruhan pemungut yang telah ditunjuk, 154 PMSE telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE sebesar Rp18,74 triliun.

“Jumlah tersebut berasal dari Rp. 731,4 miliar setoran tahun 2020, Rp. 3,90 triliun setoran tahun 2021, Rp. 5,51 triliun setoran tahun 2022, Rp. 6,76 triliun setoran tahun 2023, dan Rp. 1,84 triliun setoran tahun 2024,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti, dalam keterangannya.


Penerimaan pajak kripto telah terkumpul sebesar Rp. 580,20 miliar sampai Maret 2024. Penerimaan tersebut berasal dari Rp. 246,45 miliar penerimaan tahun 2022, Rp. 220,83 miliar penerimaan tahun 2023, dan Rp. 112,93 miliar penerimaan 2024.

Penerimaan pajak kripto tersebut terdiri dari Rp. 273,69 miliar penerimaan PPh 22 atas transaksi penjualan kripto di exchanger dan Rp. 306,52 miliar penerimaan PPN DN atas transaksi pembelian kripto di exchanger.

Pajak fintech (P2P lending) juga telah menyumbang penerimaan pajak sebesar Rp. 1,95 triliun sampai Maret 2024. Penerimaan dari pajak fintech berasal dari Rp. 446,40 miliar penerimaan tahun 2022, Rp. 1,11 triliun penerimaan tahun 2023, dan Rp. 394,93 miliar penerimaan tahun 2024.


Pajak fintech tersebut terdiri atas PPh 23 atas bunga pinjaman yang diterima WPDN dan BUT sebesar Rp. 677,78 miliar, PPh 26 atas bunga pinjaman yang diterima WPLN sebesar Rp 231,43 miliar, dan PPN DN atas setoran masa sebesar Rp. 1,04 triliun.

Penerimaan pajak atas usaha ekonomi digital lainnya berasal dari penerimaan pajak SIPP. Hingga Maret 2024, penerimaan dari pajak SIPP sebesar Rp. 1,77 triliun.

Penerimaan dari pajak SIPP tersebut berasal dari Rp. 402,38 miliar penerimaan tahun 2022, sebesar Rp. 1,1 triliun penerimaan tahun 2023, dan Rp. 252,16 miliar penerimaan tahun 2024. Penerimaan pajak SIPP terdiri dari PPh sebesar Rp. 119,88 miliar dan PPN sebesar Rp. 1,65 triliun.


“Dalam rangka menciptakan keadilan dan kesetaraan berusaha (level playing field) bagi pelaku usaha baik konvensional maupun digital, pemerintah masih akan terus menunjuk para pelaku usaha PMSE yang melakukan penjualan produk maupun pemberian layanan digital dari luar negeri kepada konsumen di Indonesia,” ujar Dwi.

Dwi juga menambahkan pemerintah akan menggali potensi penerimaan pajak usaha ekonomi digital lainnya seperti pajak kripto atas transaksi perdagangan aset kripto, pajak fintech atas bunga pinjaman yang dibayarkan oleh penerima pinjaman, dan pajak SIPP atas transaksi pengadaan barang dan/atau jasa melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah.(*)

Soal Magang Mahasiswa di Jerman, Prof Sihol Situngkir Bantah Terkait Perdagangan Orang (TPPO)

IndonesiaVoice.com– Guru Besar di Universitas Jambi , Profesor Sihol Situngkir merasa dirinya diperlakukan dengan sangat tidak adil oleh aparat penegak hukum, lantaran dituduh melakukan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap mahasiswa magang ke Jerman melalui program Ferienjob.

Prof Dr Sihol Situngkir bersama Tim Kuasa Hukumnya, yang terdiri dari Sandi E Situngkir, SH, MH, Dr Fernando Silalahi, SH, MH, Parisman Sihaloho, SH, MH, dan Salamat Tambunan, SH, MH, dalam konferensi pers di Restoran Tamani, Salemba, Jakarta, Senin, 1 April 2024, menegaskan dirinya kaget diberitakan secara massif sebagai Tersangka kasus dugaan TPPO.

Padahal dirinya murni hanya sebagai dosen pengajar dan narasumber yang diminta berbicara mengenai pendidikan dalam koridor kampus Merdeka.

Berikut pernyataan lengkap Profesor Sihol Situngkir terkait posisinya terkait kasus masif diberitakan di berbagai media.

Tak Ada Unsur Eksploitasi, Janggal Kasus Perdagangan Orang (TPPO) Prof Sihol Situngkir

Anggota Tim Kuasa Hukum Profesor Sihol Situngkir, Dr Fernando Silalahi menegaskan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dituduhkan kepada kliennya tidak berdasar karena tidak ada unsur eksploitasi.

Lebih lanjut Fernando Silalahi menjelaskan bahwa kliennya Profesor Sihol Situngkir hanya melakukan sosialisasi ke kampus terkait program magang mahasiswa di Jerman atau Ferienjob. Pun, tentunya kliennya hadir disana pasti atas persetujuan kampus, bukan ujug-ujug datang.

Fernando lebih jauh membeberkan, unsur dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) lainnya adalah adanya pengawasan. Sedangkan para mahasiswa magang di Jerman tersebut berangkat dari apartemen dan pergi ke tempat kerja tanpa ada pengawasan dari pihak manapun. Artinya, para mahasiswa magang itu bebas karena tidak ada pengawasan dari pihak manapun.

Fernando menambahkan, tidak ada juga unsur paksaan bagi para mahasiswa magang di Jerman tersebut dalam melakukan pekerjaannya jika merujuk definisi eksploitasi berdasarkan Pasal 1 angka 7 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Berikut penjelasan gamblang dari Doktor Fernando Silalahi dalam konferensi pers yang digelar di Restoran Tamani, Salemba, Jakarta, Senin, 1 April 2024.

Polri Keliru dan Salah Alamat Tetapkan Prof Sihol Situngkir Tersangka Kasus Perdagangan Orang (TPPO)

IndonesiaVoice.com– Anggota Tim Kuasa Hukum Profesor Sihol Situngkir, Sandi Ebenezer Situngkir, SH, MH, menegaskan penetapan Profesor Sihol Situngkir sebagai Tersangka kasus TPPO adalah salah alamat.

Menurut Sandi, Polri keliru menetapkan Profesor Sihol Situngkir sebagai Tersangka kasus TPPO ini. Ia melihat, Polisi tidak cukup aturan main dalam menetapkan Prof Sihol Situngkir sebagai tersangka. Pun, ini bukan dalam lingkungan kerja Prof Sihol Situngkir. Ini dalam rangka belajar merdeka. Dalam rangka kampus merdeka.

Oleh karena itu, Sandi kembali menegaskan agar Polri harus melihat persoalan ini sebagai adanya upaya yang diduga disengaja oleh pihak tertentu untuk mencoba mengganggu kepentingan nasional Indonesia.

Berikut pernyataan Sandi Situngkir dalam konferensi pers yang digelar di Restoran Tamani, Salemba, Jakarta, Senin, 1 April 2024.

Mubes Ke-2, Martua Situngkir Nahkodai Parsadaan Pomparan Raja Silahisabungan Indonesia 2024-2029

0

IndonesiaVoice.com– Drs Martua Situngkir, Ak, terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum Parsadaan Pomparan Raja Silahisabungan Indonesia (PPRSI) periode 2024-2029 dalam Musyawarah Besar Ke-2 yang digelar secara hybrid di Hermina Convention Hall, Pardede Hotel, Medan, Sabtu (30/3/2024).

PPRSI diikuti delapan marga yaitu Loho Raja, Tungkir Raja, Sondi Raja, Butar Raja, Bariba Raja, Debang Raja, Batu Raja, dan Tambun Raja/Si Raja Tambun.

Ada tiga agenda penting dalam Mubes Ke-2 PPRSI yaitu penyampaian Laporan Pertanggungjawaban DPP PPRSI (caretaker), pemilihan pengurus PPRSI periode 2024-2029 dan penetapan pengurus PPRSI periode 2024-2029.


Dalam keterangannya Rabu (3/4/2024), Ketua Panitia Mubes II PPRSI, Bangun Silalahi berharap, “Kiranya pengurus yang terpilih adalah pengurus yang terbaik dan berdaya guna bagi pemberdayaan PPRSI dimanapun berada.”

Sementara Ketua Umum DPP PPRSI, Eddin Sihaloho, SE, juga berharap pimpinan dan jajaran pengurus yang terpilih dalam Mubes ke-2 ini dapat menjalankan PPRSI dengan mengedepankan hati yang senang, sehati sepikir, dan hati yang tulus.

“Harapan kami ketum terpilih sesuai dengan kriteria falsafah Batak, antara lain, orang yang bijaksana, penyabar dan bertanggung jawab, memiliki jiwa sosial yang tinggi dan dermawan, rendah hati, memiliki jiwa pemimpin panutuan, penuh hikmat dan menjadi tempat bertanya. Juga, Pengurus PPRSI yang terpilih kiranya dapat melaksanakan amanat tugas demi persatuan pomparan yang terdiri dari delapan marga ini,” pungkasnya.


Ketum DPP PPRSI terpilih periode 2024-2029, Drs Martua Situngkir, Ak, mengucap syukur Mubes ke-2 PPRSI dapat berlangsung dengan baik, hingga terpilih dirinya secara aklamasi untuk pimpin PPRSI lima tahun kedepan.

“Saya mengajak seluruh pomparan ini untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta saling mengasihi. Melalui tohonan ini mari kita bekerja sama untuk memajukan PPRSI kedepan,” tutup Martua yang juga Ketum Pomparan Ompu Marjobu Situngkir Se-Indonesia dan Wakil Ketum Dewan Mangaraja Lembada Adat Budaya Batak.(*)