Beranda blog Halaman 48

Jawa Timur Geser Jawa Barat Posisi Pertama Provinsi Pelanggaran KBB Terbanyak

0

IndonesiaVoice.com | Setara Institute merilis Jawa Timur menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan (KBB) terbanyak dengan 34 peristiwa pelanggaran jika ditinjau dari sebaran peristiwa pelanggaran.

“Ini berarti, Jawa Timur untuk pertama kalinya menggeser Jawa Barat yang selalu konsisten menempati posisi pertama sejak pertama kali Setara Institute merilis data KBB pada tahun 2007,” kata Peneliti KBB Setara Institute, Syera Anggreini Buntara dalam jumpa pers terkait Rilis Data KBB 2022 di Hotel Ashley, Jakarta, Selasa (31/1/2023).

Menurut Syera, penyumbang terbanyak pelanggaran di Jawa Timur adalah penolakan ceramah (8 peristiwa), penolakan pendirian tempat ibadah (6 peristiwa), kebijakan diskriminatif (4 peristiwa), dan pelaporan penodaan agama (3 peristiwa).

Baca juga: Hukuman Teroris Diringankan, Setara Institute Pertanyakan Hakim yang Tidak Berpihak Korban





“Setelah Jawa Timur, diikuti oleh Jawa Barat (25 peristiwa), DKI Jakarta (24 peristiwa), Banten (11 peristiwa), Jawa Tengah (11 peristiwa), Sumatera Utara (10 peristiwa), Nanggroe Aceh Darussalam (7 peristiwa), Kalimantan Barat (7 peristiwa), dan Nusa Tenggara Barat (6 peristiwa),” jelas dia.

Dalam pandangan Setara Institute, ujar Syera, naiknya posisi Jawa Timur menjadi peringkat pertama provinsi pelanggaran KBB terbanyak setidaknya dipengaruhi oleh dua faktor.

“Pertama, masih kuatnya stigma terhadap tradisi agama-agama atau kebudayaan leluhur yang menyebabkan beberapa kelompok melakukan aksi-aksi penolakan terhadap tradisi agama atau kebudayaan leluhur tersebut, seperti penolakan maupun perusakan sesajen dan dupa,” urainya.

Baca juga: SETARA Tolak Keppres 17/2022 Terkait Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu, Ini Alasannya





“Kedua, di sisi yang lain, kuatnya organisasi Nahdlatul Ulama di Jawa Timur memperkuat soliditas penolakan terhadap penceramah-penceramah yang selama ini dikenal mengancam kemajemukan (pluralisme) dan praktik keagamaan yang melekat dengan budaya Nusantara yang dijunjung oleh Nahdlatul Ulama. Akan tetapi, dalam perspektif HAM, penolakan-penolakan ceramah tetap merupakan pelanggaran terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat, sehingga tetap tidak dapat dibenarkan,” lanjutnya.

Terakhir, kata Syera, data pemantauan Setara Institute juga menunjukkan bahwa penolakan pendirian tempat ibadah menjadi salah satu pelanggaran KBB yang paling banyak terjadi di Jawa Timur.

“Hal ini menjadi pengingat bagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk memperkuat kepemimpinan toleransi dalam tata kelola kebhinekaan,” tegasnya.

Baca juga: Refleksi Kinerja 2022, Ketua Mahkamah Agung Minta Maaf, Apa Sebab?





Menurut Syera, bergesernya posisi Jawa Barat dari peringkat satu ke peringkat kedua dimungkinkan disebabkan oleh tidak aktifnya organisasi Front Pembela Islam (FPI), yang tampak memberikan efek jera bagi pengikutnya untuk tidak menjalankan ‘dakwah’ sehingga berkontribusi terhadap menurunnya jumlah pelanggaran KBB di provinsi tersebut.

“Meskipun pembubaran FPI bertentangan dengan prinsip HAM, tetapi di lapangan aksi-aksi FPI sama sekali tidak ditemukan. Seperti diketahui, Jawa Barat selama ini menjadi arena ‘dakwah’ utama bagi FPI dan organisasi sejenisnya, seperti Gerakan Reformis Islam (GARIS) dan Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS),” pungkasnya.(*)

(VIC)

Pesta Bona Taon 2023 PPDB SeJabodebek, Trimedya Panjaitan Diperpanjang Masa Tugas sebagai Ketua Umum

0

IndonesiaVoice.com | Setelah dua tahun absen karena pandemi, Punguan Panjaitan Dohot Boruna (PPDB) Sejabodetabek, yang memasuki usia ke-64, menggelar Pesta Bona Taon dihadiri 2150 orang di Maria Convention Hall, Jakarta, Minggu (29/1/2023).

Dalam pesta bona taon ini juga diadakan Pengukuhan Perpanjangan Masa Tugas Ketua umum PPDB Sejabodetabek Periode XXVIII St Trimedya Panjaitan, SH, MH, masa bakti 2023-2024.

“Sesungguhnya jabatan saya sebagai ketua umum sudah selesai, namun 12 wilayah PPDB (Jabodetabek) minta diperpanjang. Namun, ada dua syarat saya minta kepada mereka. Pertama, saya hanya mau 2 tahun saja (2023-3024),” ujar Trimedya Panjaitan dalam sambutannya.

Baca juga: Refleksi BATAK CENTER Mengenai Hari Sumpah Pemuda 2022




Panjaitan
Ketua umum Punguan Panjaitan Dohot Boruna (PPDB) Sejabodetabek Periode XXVIII St Trimedya Panjaitan, SH, MH, masa bakti 2023-2024, didampingi istri, memberikan kata sambutan Pesta Bona Taon ke-64 di Maria Convention Hall, Jakarta, Minggu (29/1/2023).

“Kedua, kalau minta diperpanjang, kalian (Pengurus 12 Wilayah PPDB) juga diperpanjang seperti saya, dan berakhir 2024. Pun, saya yakin dengan kinerja pengurus 12 wilayah PPDB yang sudah sama-sama punya visi dan kesehatian dalam menjalankan organisasi ini,” lanjut dia.

Trimedya juga mengucapkan Selamat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. “Mohon maaf karena masih pandemi kita membatasi jumlah peserta. Tahun depan semoga bisa digelar (dengan tanpa membatas jumlah peserta) di Hall Basket Senayan,” kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini,”jelasnya.

Wakil Ketua MKD DPR RI ini pun menyatakan pengurus PPDB Se-Jabodetabek Periode XXVII telah menjalankan semua program dengan baik. Diantaranya, membangun kantor (yang diresmikan pada bulan Desember 2020), pelaksanaan vaksinasi massal covid- 19, memberikan bantuan sembako kepada keluarga yang tidak mampu, pemberian beasiswa bagi putra-putri anggota PPDB Panjaitan dari SLTA sampai perguruan tinggi dan pemberian tali asih bagi yang diterima di perguruan tinggi negeri, melakukan bedah rumah untuk keluarga tidak mampu, dan lain sebagainya.

Baca juga: Raih Gelar Doktor Hukum, Hulman Panjaitan: Pentingnya Pembentukan Pengadilan Sengketa Konsumen 





“Semua program berjalan baik, bahkan tercapai hingga 300 persen,” katanya sembari mengingatkan agar jajaran pengurus tidak besar hati walau pencapaian program kerja melebihi target.

Punguan Panjaitan Dohot Boruna (PPDB) Sejabodetabek
Ketua Panitia Pesta Bona Taon Ke-64 Punguan Panjaitan Dohot Boruna (PPDB) Sejabodetabek, Dr Hulman Panjaitan, SH, MH.

Sementara Ketua panitia, Dr Hulman Panjaitan, SH, MH, mengutarakan tujuan diadakannya pesta bona taon ini adalah sebagai momen dalam rangka mensyukuri kasih karunia yang Tuhan limpahkan.

“Juga, Tuhan melindungi dan memelihara kita sehingga dapat menjalani kehidupan ini walaupun ditengah-tengah situasi Pandemi Covid-19,” urai Wakil Rektor UKI ini.

Tujuan kedua diadakannya pesta bona taon ini, lanjut Hulman, adalah penyampaian hasil Keputusan Rapat Luar Biasa tentang perpanjangan masa tugas Ketua Umum PPDB Sejabodetabek Periode XXVII St Trimedya Panjaitan SH, MH, untuk tahun 2023-2024, setelah dilaksanakan rapat luar biasa PPDB Sejabodetabek pada Minggu, 16 Oktober 2022.

Baca juga: Puncak Acara Bulan Kebudayaan Batak Toba dan Pra Kongres I Kebudayaan Batak Toba, digelar Pagelaran Musik dan Fashion Show 





Turut hadir, antara lain, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Utut Adianto yang kini juga menjadi bagian dari keluarga besar Panjaitan karena putrinya menikah dengan pemuda bermarga Panjaitan.

Utut Adianto, dalam sambutannya, mengutarakan kekagumannya atas sosok Trimedya Panjaitan yang punya cita-cita untuk melayani rakyat.

“Ternyata Pak Trimedya dan pengurus (PPDB) melayani rakyat dengan bersandar kepada Tuhan. Rasanya ini slogan yang baik. Namun perlu diiringi dengan kerja keras,” ucap Grand Master Catur Indonesia ini.

Baca juga: BPODT Apresiasi Batak Center Gelar Pra Kongres I Kebudayaan Batak Toba





“Pak Trimedya ini memang cita-citanya melayani rakyat. Mudah-mudahan tidak hanya melayani Panjaitan tapi juga masyarakat luas. Saya bangga, kiranya perkuompulan ini terus berkembang. Sebab hanya bangsa besar yang menjaga budaya dan karakternya,” tutup Utut.

Juga, hadir, mantan Duta Besar RI untuk Perancis Letnan Jenderal TNI (Purn.) Hotmangaradja Pandjaitan, anggota DPR RI Sturman Panjaitan dan Hinca Panjaitan, serta Asido Panjaitan (dari grup band legendaris Panjaitan Bersaudara atau Panbers)

Bona taon kali ini memiliki tema “Basa do Tuhan” (bahasa Batak, yang aritinya Tuhan Itu Baik), dan sub tema “Mangasahon Basa ni Tuhan i solid ma hita bergerak melayani Rakyat Panjaitan” (Bersandar pada Kebaikan Tuhan marilah kita solid bergerak melayani Rakyat Panjaitan).

Baca juga: Peran Tika Panggabean dan Boris Bokir di Film Ngeri Ngeri Sedap, Kupas Konflik dan Intrik Keluarga Batak





Acara diawali dengan Ibadah Minggu dan bertindak sebagai pengkhotbah adalah Pdt. Jarudin Panjaitan, STh, MM. Dalam kotbahnya, Pdt Jarudin mengatakan, “Panjaitan itu (kepanjangangan) pantas jadi panutan. Karena Panjaitan itu ada dimana mana di semua profesi. Mari kita selalu solid. Jangan karena tarombo kita berkelahi,” tandasnya.

(VIC)

Must-Have Tools for Professional and Amateur Photographers

0

In the vast expanse of the cosmos, humanity has always been driven by an insatiable curiosity to unravel the mysteries of the universe. Science, innovation, and space exploration stand as the pillars of our progress, propelling us into a future filled with endless possibilities. In this blog article, we delve into the thrilling world where these three elements converge, shaping the way we perceive the universe and revolutionizing the world we live in.

Innovation, the practical application of creative ideas, bridges the gap between knowledge and tangible solutions. In recent years, innovations such as artificial intelligence, renewable energy sources, and advanced healthcare systems have reshaped societies, offering glimpses into a future where the impossible becomes attainable.

Gadgets: Bridging the Gap Between Science and Society

Gadgets, the everyday marvels that shape our lives, bridge the gap between scientific discoveries and society. From smartphones and wearable devices to smart home appliances and virtual reality headsets, gadgets have become an integral part of modern existence. These devices not only facilitate communication and entertainment but also serve as essential tools for scientific research and space exploration.

Imagine a world where space tourism is as accessible as a plane ticket, where innovative gadgets enable us to explore the farthest reaches of the universe from the comfort of our homes. Picture a future where sustainable technologies mitigate the impact of climate change and preserve our planet for generations to come. This vision of the future is not a distant dream but a tangible reality on the horizon, waiting to be shaped by the brilliant minds and innovative spirit of humanity.

Innovation: Transforming Ideas into Reality

  • Problem-Solving: Innovation is not just about inventing new gadgets or technologies; it is primarily about creative problem-solving. Innovators identify existing challenges and develop novel solutions to address them.
  • Interdisciplinary Approach: Innovation flourishes when diverse minds collaborate and share their expertise. It thrives on interdisciplinary approaches that bring together individuals from various fields such as science, engineering, design, and business.
  • Continuous Improvement: Innovation is a dynamic and ongoing process that demands adaptability and a willingness to embrace change. Successful innovators understand the importance of continuous improvement.

As the world becomes increasingly aware of environmental issues, technology developers are focusing on creating gadgets that are not only advanced but also environmentally conscious. Solar-powered chargers, energy-efficient smart home devices, and biodegradable phone cases are just a few examples of how gadgets are evolving to reduce their ecological footprint.

These innovations represent a significant shift in the tech industry, highlighting the potential for gadgets to not only improve our daily lives but also contribute positively to environmental conservation. By integrating green technologies into everyday devices, we are stepping into an era where gadgets not only bridge the gap between science and society but also play a vital role in fostering a sustainable future.

Viu Original Mantan Tapi Menikah Tayang 31 Januari 2023

0

IndonesiaVoice.com | Viu, layanan streaming video OTT pan-regional terkemuka PCCW, mengumumkan dirilisnya Mantan Tapi Menikah, Viu Originals pertama di tahun 2023. 

Komedi romantis yang akan tayang mulai 31 Januari 2023 ini merupakan adaptasi dari novel dengan judul yang sama, yang ditulis oleh Ami Rahmi dengan lebih dari 10 juta pembaca hingga saat ini di Wattpad.

Dian Sasmita, Head of Original Production, Indonesia – Viu mengatakan, “Kami berharap Viu-ers akan menyukai drama ini, yang menampilkan beragam aspek hubungan dari berbagai perspektif. Dengan alur cerita yang unik, Mantan Tapi Menikah diharapkan dapat memicu diskusi yang lebih dalam tentang makna relationship. Ciri khas Viu Original kami adalah cerita yang menarik dan engage dengan Viu-ers, dan Mantan Tapi Menikah akan menjadi inspirasi bagi semua wanita dalam menjalani hubungan dengan pasangannya.”

Baca juga: Prime Video Umumkan Tanggal Tayang dan Hadirkan Foto-Foto Perdana Film Terbaru Teddy Soeriaatmadja Berbalas Kejam




film terbaru
Viu Original Mantan Tapi Menikah Tayang 31 Januari 2023

Komedi romantis ini mempertemukan para bintang papan atas, seperti Aurelie Moeremans Omar Daniel, Ge Pamungkas, Dimas Beck. Disutradarai oleh Arwin T Wardhana, serial 10 episode ini ditulis oleh Oka Aurora (Layangan Putus. 2021) dan Ninit Yunita (Mari Lari. 2014).

Mantan Tapi Menikah mengisahkan Ana (Aurelie Moeremans) yang terpaksa bekerja di perusahaan yang dipimpin oleh mantan pacarnya, Saka (Omar Daniel), yang pernah ia campakkan beberapa tahun lalu.

Di luar dugaan, ternyata Saka masih menyimpan rasa padanya, sedangkan Ana baru menyadari bahwa keputusannya di masa lalu ternyata salah.

Baca juga: Tinggal Menghitung Hari, Film Paling Ditunggu-tunggu; Autobiography; Tayang 19 Januari





Hubungan antara atasan dan bawahan membawa konflik baru di antara mereka. Dan kehadiran Bayu (Ge Pamungkas) membuat hubungan Ana dan Saka semakin rumit.

Viu Original Soundtrack Mantan Tapi Menikah berjudul Bawalah Aku Pergi, dinyanyikan oleh Rossa.

Antara Ge Pamungkas dan Omar Daniel

Dalam drama ini, Aurelie ditantang harus beradu akting dengan Ge Pamungkas dan Omar Daniel yang memiliki karakter asli yang bertolak belakang.

“Untungnya Tidak sulit membangun chemistry dengan Ge Pamungkas dan Omar Daniel, meskipun karakter asli mereka berbeda. Ge cenderung hiperaktif sementara Omar pendiam. Saya dan Ge sudah pernah bekerja sama. tetapi dengan Omar, ini baru pertama kali. Jadi kalau ada kesempatan, saya dan Omar ngobrol terus supaya chemistry kami bisa terbangun. Proses syuting pun berjalan lancar,” ujar Aurelie dalam press conference.




Sementara itu Omar Daniel juga memuji Aurelie yang sangat dewasa dan mudah menjalin komunikasi dengan siapa pun, termasuk dirinya yang baru pertama kali berkolaborasi.

“Justru tantangannya adalah bekerja sebagai pekerja kantoran. Saya jadi ingat masa kuliah waktu belajar di jurusan komunikasi, ada deadline, proposal dan lainnya. Tetapi saya juga banyak diskusi dengan teman yang bekerja di kantor. Dulu saya juga punya keinginan bekerja di kantor, tetapi sekarang sudah tidak. Setiap pekerjaan ada risikonya, dan saya lebih siap berhadapan dengan risiko bekerja sebagai aktor saat ini,” ungkapnya.

Cassandra Lee yang berperan sebagai Tata dalam drama ini mendapat tantangan besar karena ia harus memerankan tokoh yang lebih tua dari usianya.

“Tokoh Tata dalam drama ini sangat dewasa, straightforward dengan usia 28 tahun, sementara aku jauh lebih muda, sangat sensitif, pecicilan di lokasi. Jadi ini semua kakak-kakak aku yang selalu aku ganggu,” katanya.




Ge Pamungkas berperan sebagai Bayu, dosen ekonomi yang mengalami kesulitan berbicara dengan wanita. “Diam-diam Bayu jatuh cinta dengan Ana yang diperankan Aurelie. Bayu ini karakternya kaku dan saya punya masalah sering geregetan sekali dengan karakter yang saya perankan ini. Dia beda banget dengan saya,” ungkap Ge.

Viuers dapat menonton serial ini di aplikasi Viu, yang dapat diunduh secara gratis di App Store, Google Play, smart TV tertentu, dan web di www.viu.com.

(Victor)

Fitness Tech: Gear that’s Transforming Health and Exercise

0

In the vast expanse of the cosmos, humanity has always been driven by an insatiable curiosity to unravel the mysteries of the universe. Science, innovation, and space exploration stand as the pillars of our progress, propelling us into a future filled with endless possibilities. In this blog article, we delve into the thrilling world where these three elements converge, shaping the way we perceive the universe and revolutionizing the world we live in.

Innovation, the practical application of creative ideas, bridges the gap between knowledge and tangible solutions. In recent years, innovations such as artificial intelligence, renewable energy sources, and advanced healthcare systems have reshaped societies, offering glimpses into a future where the impossible becomes attainable.

Gadgets: Bridging the Gap Between Science and Society

Gadgets, the everyday marvels that shape our lives, bridge the gap between scientific discoveries and society. From smartphones and wearable devices to smart home appliances and virtual reality headsets, gadgets have become an integral part of modern existence. These devices not only facilitate communication and entertainment but also serve as essential tools for scientific research and space exploration.

Imagine a world where space tourism is as accessible as a plane ticket, where innovative gadgets enable us to explore the farthest reaches of the universe from the comfort of our homes. Picture a future where sustainable technologies mitigate the impact of climate change and preserve our planet for generations to come. This vision of the future is not a distant dream but a tangible reality on the horizon, waiting to be shaped by the brilliant minds and innovative spirit of humanity.

Innovation: Transforming Ideas into Reality

  • Problem-Solving: Innovation is not just about inventing new gadgets or technologies; it is primarily about creative problem-solving. Innovators identify existing challenges and develop novel solutions to address them.
  • Interdisciplinary Approach: Innovation flourishes when diverse minds collaborate and share their expertise. It thrives on interdisciplinary approaches that bring together individuals from various fields such as science, engineering, design, and business.
  • Continuous Improvement: Innovation is a dynamic and ongoing process that demands adaptability and a willingness to embrace change. Successful innovators understand the importance of continuous improvement.

As the world becomes increasingly aware of environmental issues, technology developers are focusing on creating gadgets that are not only advanced but also environmentally conscious. Solar-powered chargers, energy-efficient smart home devices, and biodegradable phone cases are just a few examples of how gadgets are evolving to reduce their ecological footprint.

These innovations represent a significant shift in the tech industry, highlighting the potential for gadgets to not only improve our daily lives but also contribute positively to environmental conservation. By integrating green technologies into everyday devices, we are stepping into an era where gadgets not only bridge the gap between science and society but also play a vital role in fostering a sustainable future.

Jan Maringka Beberkan 5 Strategi Pengawasan Kementerian Pertanian Menuju Kedaulatan Pangan

0

IndonesiaVoice.com | Kedaulatan pangan menjadi suatu keniscayaan manakala menghadapi tantangan krisis ekonomi global yang diramalkan terjadi pada tahun 2023.

Guna menjaga pangan di masa depan, ada lima strategi pengawasan kementerian pertanian dalam rangka menuju kedaulatan pangan.

“Pertama, kita fokus pada program strategis, prioritas, dan super prioritas. Kedua, membangun sinergi APIP dan APH untuk mewujudkan ketahanan pangan. Ketiga, mewujudkan pembangunan pertanian tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran,” urai Ketua Panitia, Dr Jan Maringka dalam Natal Bersama Senior GMKI Jakarta di Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu, 21 Januari 2023.

Baca juga: Pesan Luhut Pandjaitan kepada GMKI dan GAMKI: Berbuat Baiklah, Karena Jejak Digital Tidak Akan Pernah Hilang




Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian
Dr Jan Maringka

“Keempat, membangun sistem pelaporan yang terintegrasi agar akses informasi pembangunan pertanian didapat secara cepat, tepat, dan akurat. Dan kelima, membangun kemitraan strategis dengan stakeholder bidang pertanian,” lanjut Jan.

Lebih jauh Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian ini membeberkan perkembangan ekspor pertanian periode 2019-2022.

“Pada tahun 2020, ekspor pertanian mengalami kenaikan sebesar 15,79 persen yakni dari Rp. 390,16 T menjadi 451,77 T. Pada tahun 2021, juga mengalami kenaikan 36,43 persen dari Rp. 451,77 menjadi Rp. 616,35 T. Terakhir pada tahun 2022, ekspor pertanian naik 6,79 persen dari 616,35 T menjadi 658,18 T,” imbuh Jan Maringka.

Baca juga: GMKI Bandung Desak Pemkot Bandung Tindak Tegas Oknum Pejabat yang Korupsi dimasa Pandemi





Natal Bersama Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta berlangsung meriah dan penuh sukacita yang dihadiri ratusan orang dari lintas Cabang Senior GMKI. 

Dinaungi terang Tema: “… Maka Pulangkah Mereka ke Negeri-Nya Melalui Jalan Lain” (Matius 2: 12b), Natal malam itu dimulai dengan prosesi iringan tari-tarian.

Kotbah Natal kala itu dibawakan Pdt DR Hariman H Pattianakota MTh. Menurutnya, tema Natal ini menarik sekaligus menantang.

Baca juga: Sejumlah Menteri Jokowi ke Maluku Utara, GMKI Ternate Angkat Bicara





“Menarik karena jalan lain itu bukan jalan biasa yang kita lalui. Dan jalan baru itu biasanya keluar dari zona nyaman. Apalagi jalan baru itu bisa saja jalan yang penuh ancaman dan resiko. Mari kita introspeksi untuk mencari jalan lain atau jalan baru itu,” kata dia. 

Pesan Natal malam itu dibawakan oleh Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto. Menurutnya, ketika baru dilantik, Presiden Jokowi meminta Lemhanas membuat kajian terkait Tahun 2023 yang meramal dunia akan mengalami kegelapan akibat krisis ekonomi, pangan, hingga energi akibat pandemi Covid-19 dan perang antara Rusia-Ukraina.

Meski begitu Andi berharap umat Kristiani agar mampu menjadi lilin-lilin kecil yang menerangi kegelapan dan optimis melalui Tahun 2023.




Sementara Ketua Forum Senior GMKI Jakarta, Padot Gultom, SE, MM, menjelaskan tema Natal hari ini yang diambil dari Matius 2 ayat 12b, “Maka Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain”. 

“Sekali lagi kita diingatkan untuk terus meningkatkan kewaspadaan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Apalagi kita ketahui bersama, setelah melewati masa pandemi yang sulit dalam 3 tahun kebelakang, seluruh dunia masih dihantui oleh keadaan ekonomi yang tidak menentu,” jelas dia.

“Mungkin Bapak dan Ibu sudah sering mendengar berita yang sering digaungkan selama pertengahan kedua tahun 2022 yang lalu, banyak ahli-ahli ekonomi serta para petinggi negara-negara besar dan organisasi di level dunia tak henti-henti nya menyerukan bahwa di tahun 2023 akan terjadi resesi ekonomi skala global,” lanjutnya.




Isu ini juga, kata Padot, diperkuat dari hasil pertemuan tahunan para petinggi negara, organisasi dunia dan pemimpin perusahaan multinasional pada World Economic Forum di Davos, Swiss, yang baru saja berakhir pada tanggal 16-20 Januari kemarin, dimana di dalam laporan Chief Economist Outlook Januari 2023 menyebutkan bahwa 2/3 ekonom-ekonom di dunia yang di survey oleh WEF menyatakan resesi global mungkin terjadi di tahun 2023. 

“Bahkan, 18% dari mereka menyatakan bahwa resesi global sangat mungkin terjadi di tahun ini. World Bank sendiri juga memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi dunia yang semula diangka 2.9%, sekarang hanya menjadi 1.7%,” urai dia.

 Tetapi, menurut Padot, bila ditelaah kembali, 91% dari para ekonom dunia tersebut menyebutkan bahwa Amerika Serikat akan mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi, 100% menyatakan Eropa akan mengalami pertumbuhan ekonomi dikisaran 0 sampai 0.5% saja, sementara hanya 37% yang yakin bahwa negara-negara Asia Timur, Asia Tenggara, dan Kawasan Pasifik akan mengalami perlambatan ekonomi.




“Artinya adalah, kita di Indonesia tetap harus waspada meskipun angin ributnya sepertinya akan berhembus lebih keras di negara-negara maju, karena seperti pengalaman yang sudah-sudah, krisisnya yang jauh disana, kita pun juga merasakan dampaknya disini,” tegas dia. 

“Karena itu, sangatlah tepat dan sejalan dengan tema perayaan Natal kita hari ini, walaupun kita sepertinya dalam keadaan yang baik-baik saja, paling tidak kita harus lebih kreatif dalam mencari jalan alternatif lain agar terhindar dari bahaya yang menanti,” katanya.

Padot mengutip khotbah  Pendeta Hariman yang terambil dari Matius 2 menyebutkan bagaimana Orang Majus dari Timur diutus oleh Herodes untuk mencari Dia, Raja orang Yahudi, yang baru dilahirkan itu, yang tanpa diketahui sebelumnya oleh mereka ternyata Sang Raja Herodes memiliki maksud lain untuk membunuh bayi-bayi yang lahir di tanggal tersebut.




Setelah mereka bertemu dengan bayi Yesus di Betlehem, Tuhan memberikan petunjuk melalui mimpi yang disampaikan kepada Orang Majus untuk mengingatkan Yusuf dan Maria agar mencari jalan lain untuk kembali ke tempat asalnya. 

“Saya rasa, begitu juga cara yang tepat untuk menyikapi semua laporan-laporan ekonomi yang disampaikan oleh para ekonom tadi. Anggap saja kita mendengar petunjuk orang-orang Majus dari Timur untuk mencari jalan lain, jalan alternatif, agar terhindar dari bahaya,” tuturnya.

Padot membeberkan apa saja bahaya-bahaya tersebut.

“Ya memang tidak akan jauh dari tantangan ekonomi. Inflasi yang masih cukup tinggi, mengharuskan banyak bank sentral di seluruh dunia untuk menaikkan suku bunga-nya,” jelasnya.




Di Indonesia pun, menurut Padot, demikian, seperti hari Kamis kemarin, pada tanggal 19 Januari, Bank Indonesia menaikkan suku bunga sebanyak 25 basis poin ke level 5.75%. 

Ini merupakan ke 6 kali nya berturut-turut setiap bulan sejak bulan Agustus 2022 yang lalu.

“Artinya adalah tidak hanya harga kebutuhan pokok saja yang meningkat, tetapi juga pembayaran segala bentuk cicilan hutang melalui sistem perbankan akan menjadi semakin terasa berat,” beber dia.




Padot mengutarakan keadaan geopolitik juga bisa saja berubah dalam waktu sekejap dan memperdalam krisis energi. 

“Kita sudah melihat sendiri tahun lalu bagaimana situasi politik antara Ukraina dan Rusia menjadi titik awal meningkatnya harga minyak yang dalam waktu sekejap melambung tinggi.

Kita juga tidak boleh melupakan bahwa tahun ini merupakan awal dimulainya ‘Tahun Politik’ di negara kita,” imbuh dia. 




Masa kampanye pemilu, menurut rilis KPU, akan berlangsung pada tanggal 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024. 

Siapapun pemimpin Indonesia selanjutnya, kita semua boleh berharap bahwa hal-hal baik yang sudah terjadi selama 8 tahun kebelakang akan terus dilanjutkan dan semakin diperbaiki oleh pemimpin selanjutnya.

Juga, yang tidak kalah penting adalah sosok pemimpin yang bisa merangkul semua kalangan, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.




“Semoga di tahun 2023 ini, kondisi politik dapat berjalan dengan damai tentram, dengan keadaan ekonomi yang dapat terus membaik atau paling tidak tidak memburuk, dan kita selalu dalam perlindungan Tuhan,” tandas Padot. (Vic

Prime Video Umumkan Tanggal Tayang dan Hadirkan Foto-Foto Perdana Film Terbaru Teddy Soeriaatmadja Berbalas Kejam

0

IndonesiaVoice.com | Layanan streaming video global Prime Video hari ini mengumumkan film Amazon Original terbarunya dari Indonesia, Berbalas Kejam (judul Bahasa Inggris: Innocent Vengeance), sebuah kisah pilu mengenai trauma dan balas dendam, yang akan tayang perdana secara eksklusif di Prime Video pada 16 Februari 2023.

Reza Rahadian menjadi pemeran utama bersama Laura Basuki, Baim Wong, dan Yoga Pratama

Disutradarai dan ditulis oleh Teddy Soeriaatmadja (Lovely Man), film ini mengikuti kisah Adam, seorang arsitek berbakat yang kini hidup dengan trauma selama dua tahun setelah keluarganya dibunuh di depan matanya.

Perjalanan seorang pria yang hancur dengan misi balas dendam pun membawa Adam ke momen penentuan antara melepaskan untuk melangkah maju atau menemukan sisi kelam yang tidak pernah diketahuinya.

Baca juga: Tinggal Menghitung Hari, Film Paling Ditunggu-tunggu “Autobiography” Tayang 19 Januari





“Pada intinya film ini mempertanyakan sisi manusiawi kita ketika menghadapi sebuah kehilangan. Ini adalah kisah balas dendam yang berfokus pada perjalanan emosi karakternya dan akan membuat penonton tenggelam dalam ceritanya,” ujar sutradara Teddy Soeriaatmadja.

“Kami bangga dapat menjadi rumah untuk berbagai kisah unik seperti Berbalas Kejam. Jarang kita bisa melihat sebuah kisah balas dendam dari Indonesia yang memikat, ditambah dengan penampilan luar biasa dari para pemain ternama. Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menjadi rumah bagi para pembuat cerita terbaik dari Indonesia seperti Teddy, dan kami tidak sabar untuk bekerja sama dengan banyak lagi ke depannya,” ujar David Simonsen, Director of Prime Video in Southeast Asia.

Diproduksi oleh Tiger Wong Entertainment yang bekerja sama dengan Karuna Pictures, Berbalas Kejam dibintangi oleh Reza Rahadian, Laura Basuki, Baim Wong, Yoga Pratama, Kiki Narendra, Haydar Salishz, Athar Barakbah, Niken Anjani, dan Irgi Fahrezi.

Baca juga: Trailer dan Poster Film Gita Cinta dari SMA Diluncurkan, Bakal Tayang di Bioskop 9 Februari, Angkat Kisah Galih dan Ratna kembali





Berbalas Kejam akan bergabung dalam koleksi tayangan-tayangan Prime Video yang terus berkembang, termasuk tayangan Indonesia seperti film peraih penghargaan Before, Now & Then (Nana), Perfect Strangers, Ashiap Man; tayangan Korea seperti Island dan Love in Contract; tayangan anime populer seperti Chainsaw Man; tayangan Amazon Original pemenang penghargaan dan mendapat pujian kritis seperti The Lord of the Rings: The Rings of Power, The Boys, Tom Clancy’s Jack Ryan, serta pemenang Emmy dan Golden Globe seperti Argentina 1985,  Fleabag, dan The Marvelous Mrs. Maisel.

Para pelanggan Prime Video di Indonesia akan dapat menyaksikan Berbalas Kejam di mana saja dan kapan saja lewat ratusan perangkat yang kompatibel.

Baca juga: Poster, Video Lirik Lagu Sahabat Angin dan Teaser Diluncurkan, Film Virgo &; The Sparklings Siap Tayang 2 Maret 2023





Prime Video tersedia di Indonesia dengan harga Rp59.000/bulan. Pelanggan baru dapat mengetahui lebih lanjut di www.primevideo.com dan mendapat uji coba gratis tujuh hari.

(Victor)

 

Keisya Levronka dan Andi Rianto Luncurkan Lagu Mengejar Matahari yang Fresh

0

IndonesiaVoice.com | Komposer sekaligus pencipta lagu andal Tanah Air, Andi Rianto, kembali memberikan gebrakannya dengan merilis single lawas berjudul ‘Mengejar Matahari’ yang dibawakan oleh penyanyi berbakat, Keisya Levronka.

Lagu yang kini dirilis di bawah label rekaman Universal Music Indonesia ini disajikan dengan sangat apik, fresh, dan menjadi sangat berbeda dengan sebelumnya, terutama dari aransemen suaranya.

Sekadar informasi, lagu ‘Mengejar Matahari’ merupakan single lama ciptaan Andi Rianto dan Ari Lasso yang dirilis pada 2004, yang menjadi soundtrack untuk film dengan judul yang sama, dan dinyanyikan sendiri oleh Ari Lasso.

Baca juga: Trailer dan Poster Film Gita Cinta dari SMA Diluncurkan, Bakal Tayang di Bioskop 9 Februari, Angkat Kisah Galih dan Ratna kembali





Bagi Keisya Levronka, lagu ini menjadi tantangan tersendiri yang awalnya memang ada ketakutan untuk menyanyikannya, mengingat lagu ini memang sangat indah dan melekat pada diri Ari Lasso, sehingga untuk menaklukkannya adalah hal yang sepertinya mustahil dilakukan.

“Waktu aku pertama kali hearing, aku tuh sudah jatuh cinta dengan lagunya, tapi terlalu takut, terlalu bingung gimana caranya lagu seindah ini jadi lagu yang fresh dan menjadi versi aku seperti lagu baru. Bisa dibilang aku hampir tolak awalnya, tetapi aku diyakinkan kembali dan hasilnya aku suka banget,” ujar Keisya menceritakan tentang awal keterlibatannya menyanyikan single ‘Mengejar Matahari’.

Lagu ini sendiri memiliki cerita dan pesan yang sangat apik. Tentang sebuah persahabatan, perjuangan, pengorbanan, dan mimpi. Bahkan, Keisya sendiri mengatakan lagu ini sangat relate dengan perjalanan hidupnya yang memiliki sahabat untuk berbagi rasa.

Baca juga: Poster, Video Lirik Lagu Sahabat Angin dan Teaser Diluncurkan, Film Virgo & The Sparklings Siap Tayang 2 Maret 2023





“Di filmnya ada empat sekawan kan, nah aku tuh juga punya empat sekawan gitu dari SMA sampai sekarang. Jadi kalau pulang ke Malang pasti menyempatkan untuk saling ketemu. Waktu recording kemarin, aku sambil liat foto kita berempat sampai nangis. Jadi aku membawakan lagu ini benar-benar dari hati banget, karena memang sangat nyambung ke kehidupanku,” tegasnya.

Dari departemen suara, keterlibatan Budapest Scoring Orchestra membuat aransemen lagunya menjadi lebih megah, lebih luas, dan menjadi materi yang sangat segar, walaupun basic pattern-nya tetap jelas terdengar.

Karakter vokal Keisya Levronka yang mumpuni membuat pengemasan lagunya menjadi lebih emosional, dengan penekanan rasa yang kuat. Lagu ini akan membawa tingkatan emosi siapapun yang mendengarnya menuju puncaknya. Brilian!

Baca juga: Film Balada Si Roy Bakal Tayang di Bioskop 19 Januari, Diangkat dari Novel Legendaris Karya Gol A Gong





Single ‘Mengejar Matahari’ versi Keisya Levronka ini sudah bisa di dengar di semua platform layanan musik digital favorit kalian. Tidak hanya itu, kalian juga bisa menyaksikan musik videonya di kanal YouTube resmi Keisya Levronka.

Musik video dari ‘Mengejar Matahari’ ini diproduksi oleh kausa.xyz dengan Isdam Atrahadena yang bertindak sebagai sutradara, dan Irsyad Izzeddin B. sebagai produser.

Sementara, untuk video lirik ‘Mengejar Matahari’ versi Keisya Levronka ini baru akan dirilis pada 27 Januari mendatang di akun YouTube yang sama milik Keisya Levronka.

Lewat single ini, Keisya Levronka berharap untuk dapat mewakili perasaan siapapun yang mendengar ‘Mengejar Matahari’, dapat menyuarakan isi hati, dan juga bisa membuat menangis dengan mendengarnya, mengingat lagu ini memiliki penegasan emosi yang cukup kuat.

Baca juga: Tayang Perdana, Film Ratu Dansa Siap Ajak Kamu Lebih Menghargai Waktu dengan Orang Terdekat





“Aku tahu memang versi om Ari (Lasso) sangat lekat di hati masyarakat. Tapi aku berharap semoga single ‘Mengejar Matahari’ versi aku bersama mas Andi (Rianto) bisa teman-teman terima juga sehangat kalian menerima ‘Mengejar Matahari’ versi om Ari (Lasso). Pesannya, syukuri hal kecil yang kalian punya sekarang, contohnya adalah waktu. Karena, nanti ketika sudah jauh sama orang yang kita sayang, kita baru akan sadar betapa berharganya hal-hal kecil yang dulunya menjadi rutinitas,” pungkas Keisya.

Jadi, tunggu apalagi! Daripada kalian penasaran, langsung saja dengarkan singlenya di semua digital platform, tonton musik videonya, dan jangan lupa untuk jadikan playlist harian!

(Victor)

Outdoor Enthusiasts’ Essentials: Top Gear Picks for Adventure

0

In the vast expanse of the cosmos, humanity has always been driven by an insatiable curiosity to unravel the mysteries of the universe. Science, innovation, and space exploration stand as the pillars of our progress, propelling us into a future filled with endless possibilities. In this blog article, we delve into the thrilling world where these three elements converge, shaping the way we perceive the universe and revolutionizing the world we live in.

Innovation, the practical application of creative ideas, bridges the gap between knowledge and tangible solutions. In recent years, innovations such as artificial intelligence, renewable energy sources, and advanced healthcare systems have reshaped societies, offering glimpses into a future where the impossible becomes attainable.

Gadgets: Bridging the Gap Between Science and Society

Gadgets, the everyday marvels that shape our lives, bridge the gap between scientific discoveries and society. From smartphones and wearable devices to smart home appliances and virtual reality headsets, gadgets have become an integral part of modern existence. These devices not only facilitate communication and entertainment but also serve as essential tools for scientific research and space exploration.

Imagine a world where space tourism is as accessible as a plane ticket, where innovative gadgets enable us to explore the farthest reaches of the universe from the comfort of our homes. Picture a future where sustainable technologies mitigate the impact of climate change and preserve our planet for generations to come. This vision of the future is not a distant dream but a tangible reality on the horizon, waiting to be shaped by the brilliant minds and innovative spirit of humanity.

Innovation: Transforming Ideas into Reality

  • Problem-Solving: Innovation is not just about inventing new gadgets or technologies; it is primarily about creative problem-solving. Innovators identify existing challenges and develop novel solutions to address them.
  • Interdisciplinary Approach: Innovation flourishes when diverse minds collaborate and share their expertise. It thrives on interdisciplinary approaches that bring together individuals from various fields such as science, engineering, design, and business.
  • Continuous Improvement: Innovation is a dynamic and ongoing process that demands adaptability and a willingness to embrace change. Successful innovators understand the importance of continuous improvement.

As the world becomes increasingly aware of environmental issues, technology developers are focusing on creating gadgets that are not only advanced but also environmentally conscious. Solar-powered chargers, energy-efficient smart home devices, and biodegradable phone cases are just a few examples of how gadgets are evolving to reduce their ecological footprint.

These innovations represent a significant shift in the tech industry, highlighting the potential for gadgets to not only improve our daily lives but also contribute positively to environmental conservation. By integrating green technologies into everyday devices, we are stepping into an era where gadgets not only bridge the gap between science and society but also play a vital role in fostering a sustainable future.

Tinggal Menghitung Hari, Film Paling Ditunggu-tunggu “Autobiography” Tayang 19 Januari

0

IndonesiaVoice.com | Salah satu film yang sudah ditunggu penayangannya sejak 2022, “Autobiography”, akhirnya akan tayang di bioskop secara luas dalam hitungan hari mendatang.

Film “Autobiography” arahan sutradara Makbul Mubarak dan diproduksi oleh KawanKawan Media ini akan hadir dan menjawab rasa penasaran para penonton yang sudah menunggu dengan antusias pada tanggal 19 Januari 2023.

Pada tanggal 19 Januari mendatang, film “Autobiography” direncanakan tayang di lebih dari 25 kota di seluruh Indonesia, berikut daftar kota dan bioskop pemutaran film “Autobiography”; Balikpapan (Cinepolis – Living Plaza), Bandung (CGV – Paris Van Java, Cinepolis – Istana Plaza, XXI – Ciwalk/ TSM), Bekasi (CGV – Cyber Park, FLIX – Grand Galaxy), Blitar (CGV – Blitar Square), Bogor (CGV – Vivo Sentul Bogor, Cinepolis – Lippo Plaza Ekalokasari), Cikarang (Cinepolis – Lippo Mall Cikarang), Cirebon (CGV – Garage City Mall), Denpasar (Cinepolis – Lippo Mall Kuta), Depok (CGV – Depok Mall, Cinepolis – Depok Town Square), Gresik (CGV – Icon Mall), Jakarta (CGV – Aeon Mall JGC, CGV – Grand Indonesia, Cinepolis – Kalibata City, Cinepolis – Plaza Semanggi, FLIX – Ashta District 8, FLIX – Mall of Indonesia, XXI – Blok M Square, XXI – Plaza Senayan), Jember (CGV – Roxy Square, Cinepolis – Lippo Plaza Jember), Kediri (CGV – Kediri Mall), Madiun (CGV – Plaza Lawu Madiun), Makassar (CGV – Panakukkang Square), Malang (CGV – Malang City Point, Cinepolis – Malang Town Square), Manado (Cinepolis – Lippo Plaza Manado Kairagi), Medan (Cinepolis – Lippo Plaza Medan), Mojokerto (CGV – Sunrise Mall), Palembang (Cinepolis – Palembang Icon), Pekanbaru (Cinepolis – Living World Pekanbaru), Probolinggo (CGV – Wijaya Kusuma Probolinggo), Semarang (Cinepolis – Java Supermall), Serang (Cinepolis – Mall of Serang), Solo (CGV – Transmart Solo, XXI – Paragon/ The Park), Surabaya (CGV – Marvell City, Cinepolis – City of Tomorrow), Tangerang (CGV – Teras Kota, Cinepolis – Maxxbox Lippo Village Tangerang), Tegal (Cinepolis – Pacific Mall), Yogyakarta (CGV – Jwalk Mall, Cinepolis – Lippo Plaza Jogja, XXI – Empire/ Jogja City).

Baca juga: Trailer dan Poster Film Gita Cinta dari SMA Diluncurkan, Bakal Tayang di Bioskop 9 Februari, Angkat Kisah Galih dan Ratna kembali





Selain memastikan tanggal penayangannya, film “Autobiography” juga merilis video musik dari OST mereka yang berjudul “Ambilkan Bintang”.

Lagu “Ambilkan Bintang” dinyanyikan oleh Sal Priadi, solois yang namanya sudah tidak asing di kancah musik Indonesia. Dalam video musik “Ambilkan Bintang” produksi KawanKawan Media ini, Sal Priadi berkolaborasi dengan Sutradara Anggun Priambodo dalam menciptakan visual video musik yang serasi dengan lagu “Ambilkan Bintang”. Lagu dan Video Musik “Ambilkan Bintang” dapat disaksikan di Youtube dan Spotify.

Sebelum tayang secara luas di bioskop Indonesia, film “Autobiography” sebelumnya sempat melakukan penayangan terbatas pada kompetisi Jogja-Netpac Asia Film Festival 2022. Antusiasme penonton terhadap film “Autobiography” terlihat saat gelaran tersebut.

Baca juga: Poster, Video Lirik Lagu Sahabat Angin dan Teaser Diluncurkan, Film Virgo & The Sparklings Siap Tayang 2 Maret 2023





Setelah dua jadwal penayangan utama yang tiketnya habis dalam waktu kurang dari 30 menit. Dari keikutsertaannya, “Autobiography” meraih penghargaan tertinggi Golden Hanoman Award.

Selain itu, Film “Autobiography” juga mendapatkan Piala pada malam penganugerahan Festival Film Indonesia 2022 dalam kategori “Penulis Skenario Asli Terbaik”.

Prestasi-prestasi tersebut juga dipastikan membuat antusiasme dan rasa penasaran penonton Indonesia terhadap film “Autobiography” tinggi.

Selain di level nasional, film “Autobiography” juga bersinar di kancah internasional. Film yang diproduksi Kawankawan Media, diproduseri Yulia Evina Bhara ini sekaligus menjadi debut film panjang sutradara Makbul Mubarak.

Baca juga: Film Balada Si Roy Bakal Tayang di Bioskop 19 Januari, Diangkat dari Novel Legendaris Karya Gol A Gong





Beberapa penghargaan yang diterima film “Autobiography” sebelumnya antara lain, The International Critics Prize for Best Film in Orizzonti from the International Federation of Film Critics (FIPRESCI) Venice Film Festival 2022, Feature Fiction Award Winner Adelaide Film Festival Winner 2022, Grand Prize Winner-TOKYO FILMeX International Film Festival 2022, Best Screenplay-Asia Pacific Screen Awards 2022, NETPAC Award-Taipei Golden Horse Film Festival 2022, Asian Cinema Observer Recommendation Award, Taipei Golden Horse Film Festival 2022, Aluminium Horse Award for Best Directorial Debut at the Main Competition Section, Stockholm International Film Festival 2022, dan masih ada beberapa penghargaan bergengsi lainnya.

Film “Autobiography” bercerita tentang sosok Rakib (diperankan oleh Kevin Ardilova) dengan ayahnya di penjara dan saudara laki-lakinya di luar negeri untuk bekerja.

Rakib bekerja sebagai pengurus rumah tangga tunggal di sebuah rumah kosong milik Purna (Arswendy Bening Swara), seorang pensiunan jenderal yang klan keluarganya telah mengabdi selama berabad-abad di sebuah kota pedesaan di Indonesia.

Baca juga: Tayang Perdana, Film Ratu Dansa Siap Ajak Kamu Lebih Menghargai Waktu dengan Orang Terdekat





Setelah Purna kembali ke rumah untuk memulai kampanye pemilihan Bupati, Rakib terikat dengan lelaki tua itu, yang menjadi mentor dekat dan figur ayah, dan menemukan panggilannya sebagai asisten Purna dalam pekerjaan dan kehidupan.

Ketika poster pemilihan Purna ditemukan dirusak suatu hari, Rakib tidak ragu untuk melacak pelakunya, memicu rantai kekerasan yang meningkat.

Film panjang pertama sutradara dan penulis skenario Makbul Mubarak ini dibintangi oleh antara lain Kevin Ardilova, Arswendy Bening Swara, Lukman Sardi, Yusuf Mahardika, Rukman Rosadi, Yudi Ahmad Tajudin, Haru Sandra, dan Alm. Gunawan Maryanto.

Baca juga: Before, Now & Then (NANA) Raih Piala Citra Sebagai Cerita Panjang Terbaik, Kemenangan Film Perempuan





Nantikan informasi terbaru tentang film “Autobiography” pada akun resmi media sosial KawanKawan Media dan penayangannya pada 19 Januari 2023.