GAMKI DAN KNPI, HARMONIS MEMBANTU PONDOK PESANTREN DAN GEREJA DI PROVINSI BANTEN

"Saya beragama Islam, sekjend beragama Kristen, dan beberapa pengurus lainnya juga ada beragama Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kami harmonis dalam menjalankan organisasi. Pada kesempatan kali ini, kami melihat kondisi masyarakat sedang sulit, maka dari itu kami bergerak untuk memberikan bantuan langsung ke masyarakat yang pada hari ini membantu Pondok Pesantren dan Gereja di Banten,"

GAMKI DAN KNPI, HARMONIS MEMBANTU PONDOK PESANTREN DAN GEREJA DI PROVINSI BANTEN

IndonesiaVoice.com | GAMKI Banten bersama KNPI memberi bantuan ke Pondok Pesantren Majelis Ta’lim Bani Soleh, Gereja HKBP Tigaraksa, dan Gereja HKBP Adhyaksa di tengah pandemi Covid-19 pada tanggal 27 April 2020.

Ketua DPD GAMKI Banten, Herbeth TY Marpaung mengutarakan melihat kondisi masyarakat saat ini sedang sulit di Provinsi Banten, peran pemuda sangat dibutuhkan untuk membantu mengurangi beban hidup masyarakat. Selain peran pemuda, peran tokoh agama juga dibutuhkan untuk bersama-sama memutus mata rantai Covid-19.

Baca Juga: Corona Berdampak Pada Ekonomi, GAMKI Harapkan Ada Insentif Untuk Petani, Nelayan, Dan Pekerja Informal

“Hari ini kami bergerak bersama-sama ke pondok pesantren dan gereja untuk memberikan bantuan, kami berharap tokoh agama dapat membantu menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat yang sangat membutuhkan,” ujar Herbeth.


“Dan kerjasama ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lainnya, pengusaha, atau pihak mana pun sehingga kegiatan seperti ini dapat secara terus-menerus berlangsung. Dengan demikian, kita tidak mendengar lagi ada masyarakat yang kelaparan di tengah-tengah himbauan pemerintah untuk tetap di rumah agar penularan virus Corona dapat dihilangkan,” tambah dia.

Pemberian bantuan ke Pondok Pesantren Majelis Ta’lim Bani Soleh, Gereja HKBP Tigaraksa, dan Gereja HKBP Adhyaksa dipimpin langsung oleh Haris Pertama dan Jackson Kumaat selaku Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP KNPI.

Baca Juga: Soroti PON XX Papua, Aktivis Tio Sianipar: Diharapkan Tak Ada Gangguan Keamanan dan Bebas dari Perilaku Koruptif 

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama mengatakan KNPI merupakan wadah berkumpulnya pemuda Indonesia dari semua agama, suku, dan organisasi.


“Saya beragama Islam, sekjend beragama Kristen, dan beberapa pengurus lainnya juga ada beragama Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kami harmonis dalam menjalankan organisasi. Pada kesempatan kali ini, kami melihat kondisi masyarakat sedang sulit, maka dari itu kami bergerak untuk memberikan bantuan langsung ke masyarakat yang pada hari ini membantu Pondok Pesantren dan Gereja di Banten,” ungkapnya.

Sementara Sekjen DPP KNPI Jackson Kumaat menyerukan untuk pemuda bergerak, pemerintah tidak bisa sendiri. “Kita harus bergerak membantu masyarakat di tengah pandemi Covid -19 ini. Sekecil apapun bantuan organisasi, pondok pesantren, gereja, dan masjid saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tutur Jackson.

Baca Juga: Dunia Internasional Akui Laut Natuna Milik Indonesia, GAMKI Apresiasi Sikap Protes Pemerintah RI Terhadap Klaim China

“Kita harus harmonis dalam berkontribusi bagi masyarakat, sehingga tidak ada lagi kita dengar masyarakat yang kelaparan di Serang dan Banten, masyarakat yang kelaparan di beberapa tempat. Mari kita bergerak,” tegas dia.


Pimpinan Pondok Pesantren KH Paseh, mengucapkan terima kasih kepada KNPI, GAMKI, dan Pemuda Gereja yang sudah memberikan bantuan.

“Bantuan ini sangat bermanfaat, kami juga akan menyalurkan sebagaian dari bantuan kepada tetangga sekitar pondok pesantren. Kami sangat mengapresiasi Ketua Umum Haris Pertama, meskipun kami berada di desa, perhatian kepada kami tidak terlupakan,”  imbuhnya.


Hal senada juga disampaikan oleh penatua gereja yang akrab disapa Sintua Manurung. “Saya terharu melihat aksi sosial ini, kerja-sama lintas pemuda sangat terlihat. Terima kasih GAMKI, terima kasih KNPI. Tuhan memberkati,” tandasnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan