Beranda blog Halaman 84

MUI TERBITKAN ENAM REKOMENDASI KONTEN NEGATIF MEDSOS

0

INDONESIAVOICE.COM, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa tentang hukum dan pedoman bermuamalah di media sosial. Dalam fatwa tersebut, MUI mengeluarkan rekomendasi terhadap pemangku kepentingan untuk mengatasi konten negatif di media sosial.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof KH Ma’ruf Amin mengatakan rekomendasi tersebut dicantumkan dalam fatwa tersebut agar ada ketegasan dari pemerintah.

“Kami juga membuat rekomendasi supaya fatwa ini ada semacam tindak lanjut, supaya nada perundang-undangan yang dibuat oleh DPR dan pemerintah,” ujarnya saat meluncurkan fatwa tersebut di Ruangan Serbaguna, Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin, 5 Juni 2017.


Berikut enam rekomendasi MUI terkait konten negatif di media sosial.

  1. Pemerintah dan DPR-RI perlu merumuskan peraturan perundang-undangan untuk mencegah konten informasi yang bertentangan dengan norma agama, keadaban, kesusilaan, semangat persatuan dan nilai luhur kemanusiaan.

  2. Masyarakat dan pemangku kebijakan harus memastikan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi didayagunakan untuk kepentingan kemaslahatan dan mencegah kemafsadatan.


  1. Pemerintah perlu meningkatkan upaya mengedukasi masyarakat untuk membangun literasi penggunaan media digital, khususnya media sosial dan membangun kesadaran serta tanggung jawab dalam mewujudkan masyarakat berperadaban (mutamaddin).

  2. Para ulama dan tokoh agama harus terus menyosialisasikan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab dengan mendorong pemanfaatannya untuk kemaslahatan umat dan mencegah mafsadat yang ditimbulkan.

  3. Masyarakat perlu terlibat secara lebih luas dalam memanfaatkan media sosial untuk kemaslahatan umum.


  1. Pemerintah perlu memberikan teladan untuk menyampaikan informasi yang benar, bermanfaat, dan jujur kepada masyarakat agar melahirkan kepercayaan dari publik.

(IVOICE/republika)

BUKAN DENGAN SENJATA API, POLISI INGGRIS LUMPUHKAN PELAKU TEROR LONDON DENGAN ALAT INI

0

INDONESIAVOICE.COM, JAKARTA, seorang polisi transportasi Inggris mendapat pujian yang luar biasa lantaran keberaniannya melumpuhkan pelaku teror London dengan tongkat. Kendati begitu, polisi tersebut mengalami luka serius usai menghadapi para pelaku teror.

Polisi yang tidak disebut identitasnya itu, seperti dikutip dari CNN, Senin, 6 Juni 2017, menyergap salah satu pelaku penyerangan dengan hanya membawa tongkat sebagai senjata. Akibatnya, polisi ini mengalami sejumlah luka serius di bagian kepala, wajah dan kaki.

Diberitakan, tiga pria bersenjatakan pisau melakukan penyerangan di London Bridge dan Borough Market pada Sabtu malam, 3 Juni 2017, waktu setempat. Ketiga pelaku itu juga mengenakan rompi peledak, yang kemudian diketahui palsu.


Para pelaku mengemudikan sebuah mobil van di atas trotoar di London Bridge dan menabrak para pejalan kaki. Pelaku kemudian turun dari mobil dengan berjalan kaki ke Borough Market dan menikam orang-orang yang ada di kawasan ramai itu.

Sedikitnya 7 orang tewas dan 48 orang lainnya luka-luka dalam teror di London itu. Ketiga pelaku yang identitasnya belum dirilis ke publik, berhasil ditembak mati polisi setempat dalam waktu 8 menit setelah laporan pertama diterima polisi.

Kepolisian Metropolitan London menyebut ada 8 polisi yang menghadapi pelaku dan melepaskan 50 tembakan sebelum menewaskan ketiganya.


Polisi yang mengalami luka serius usai menghadapi pelaku teror ini merupakan bagian dari Kepolisian Transportasi Inggris atau BTP.

BTP merupakan satuan polisi khusus yang bertanggung jawab atas rel kereta api dan sistem kereta ringan di Inggris, Skotlandia dan Wales.

Inspektur Kepala BTP, Paul Crowther, menyatakan dirinya telah mengunjungi sang polisi di rumah sakit setempat. Crowther mengaku mendengar langsung kisah keberanian itu dari sang polisi sendiri.


“Meskipun dia (polisi yang luka-luka) masih dalam kondisi serius, dia bisa menceritakan momen saat dirinya menghadapi para pelaku serangan dengan hanya membawa tongkatnya, di luar stasiun London Bridge,” kata Crowther.

“Jelas bahwa dia menunjukkan keberanian yang sangat besar dalam menghadapi bahaya, seperti petugas kepolisian lainnya yang ada di lokasi kejadian dan bergegas membantu,” imbuhnya.


“Bagi seorang polisi yang baru bergabung dengan kami kurang dari dua tahun lalu, keberanian yang dia tunjukkan sangat luar biasa dan membuat saya sangat bangga,” ucap Crowther. Disebutkan Crowther, polisi itu kini dalam kondisi stabil.

Waduh! 6 Pejabat Pemprov Jatim yang Ditangkap Tiba di Gedung KPK

0

INDONESIAVOICE.COM, JAKARTA – Tertangkap dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebanyak enam orang yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), tiba di Gedung KPK Jakarta, Selasa, 6 Juni 2017.

Keenam orang tersebut merupakan pejabat di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Mereka dibawa menggunakan dua mobil tahanan. Selain didampingi penyidik dan petugas KPK, keenam orang dikawal anggota Brimob.

Lima dari enam orang tersebut merupakan laki-laki. Hanya satu yang merupakan perempuan.


Saat turun dari mobil tahanan, beberapa di antaranya membawa koper dan tas ransel. Beberapa juga masih menggunakan celana pakaian dinas berwarna cokelat keemasan.

Menurut informasi, keenam orang tersebut yakni, Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur berinisial MB, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur berinisial BH, dan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur berinisial R.

Selain itu, dua orang staf anggota DPRD Jatim berinisial RA dan S. Kemudian pihak swasta berinisial ABR.


Penangkapan diduga terkait dengan pemberian suap oleh sejumlah pejabat SKPD Jatim.

Komisi B bermitra dengan sejumlah SKPD Jatim, antara lain Dinas Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Kehutanan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Biro Administrasi Perekonomian, Biro Adminsitrasi Sumber Daya Alam.


Setelah tiba di Gedung KPK, keenam orang tersebut segera menuju ruang pemeriksaan. Rencananya, KPK akan menggelar konferensi pers terkait penangkapan tersebut.

(Sumber: kompas)