Menangkis Mitos ‘Pribumi Pemalas’, Presiden Prabowo Ungkap Alasan Sering Tidur Siang

JAKARTA, IndonesiaVoice.com — Di balik ketegangan mengurus geopolitik dan ekonomi negara, ada sisi manusiawi dan strategi kebudayaan yang dipegang teguh oleh Presiden Prabowo Subianto.

Secara terbuka, Prabowo membela kebiasaan tidur siang masyarakat Indonesia, sekaligus menepis stigma bangsa Barat yang kerap melabeli ‘pribumi pemalas‘.

Dalam perbincangan santainya, Prabowo menceritakan pengalamannya menghadapi arogansi seorang bankir asing yang mengejek sopir di Indonesia karena sering tertidur di dalam mobil.


Baca juga: Ancaman Perang Timur Tengah Memanas, Prabowo Siapkan ‘Game Changer’: Matikan 13 GW Pembangkit Diesel
“Saya tanya dia, ‘Kamu tahu sopirmu tinggal di mana? Mereka bangun jam 3 pagi, naik bus 3 jam dari Sukabumi untuk sampai ke rumahmu jam 7 pagi’. Ini bukan malas, ini survival instinct (naluri bertahan hidup),” kenang Prabowo tajam, dalam sesi dialog meja bundar bertajuk “Presiden Prabowo Menjawab”, yang dihadiri oleh sejumlah pakar, pemimpin redaksi, dan akademisi terkemuka di Hambalang, pada Selasa, (17/3/2026) hingga Rabu (18/3/2026) dini hari.

Menurutnya, kebiasaan beristirahat di siang hari berakar dari kearifan lokal masyarakat agraris.

Petani Indonesia sudah bekerja sejak jam 5 pagi dan berhenti pada jam 12 siang untuk menghindari heat stroke di bawah terik matahari.


Baca juga: Dr John Palinggi Bongkar Ilusi Perang Timur Tengah dan Taktik Senyap Prabowo Lepas dari ‘Penjara Finansial Global’
Gaya survival ini juga diaplikasikan sang Presiden dalam rutinitasnya memimpin negara.

Prabowo mengaku memiliki keahlian tidur di mana saja—di mobil, helikopter, hingga di sela-sela rapat.

“Bagi saya tidur 15 sampai 30 menit itu nge-charge (mengisi daya),” ungkapnya.


Baca juga: Panglima TNI Instruksikan Siaga 1 Antisipasi Konflik Timur Tengah, Dr. John Palinggi: Langkah Cerdas & Proaktif!
Di malam hari, rutinitas tidurnya justru kerap terpotong. Prabowo terbiasa terbangun jam 3 pagi untuk memantau perkembangan berita global melalui YouTube, menyesuaikan diri dengan zona waktu Amerika Serikat dan Timur Tengah demi memastikan Indonesia tidak tertinggal informasi sedetik pun.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles