Tamparan Keras untuk Dana Desa, Prabowo Ambil Alih Bangun 3.000 Jembatan Usai Teriakan Pelajar Nias

JAKARTA, IndonesiaVoice.com — Triliunan rupiah Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat setiap tahun tampaknya belum mampu menjamin keselamatan dasar anak-anak di pelosok negeri.

Fakta miris ini diakui langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang akhirnya harus turun tangan mengambil alih pembangunan infrastruktur vital pedesaan.

Dalam sesi dialog meja bundar bertajuk “Presiden Prabowo Menjawab”, yang dihadiri oleh sejumlah pakar, pemimpin redaksi, dan akademisi terkemuka di Hambalang, pada Selasa, (17/3/2026) hingga Rabu (18/3/2026) dini hari, Prabowo mengungkap kekecewaannya terhadap pengelolaan Dana Desa oleh pemerintah daerah.


Baca juga: Kelas Menengah Menyusut, Prabowo Pangkas Rp 308 Triliun ‘Anggaran Akal-akalan’ Demi Cegah Bom Waktu Sosial
Titik baliknya adalah sebuah video viral dari seorang pelajar asal Nias bernama Yamisa, yang menantang bahaya menyeberangi sungai demi bersekolah.

“Dana desa sudah kita keluarkan. Jembatan gantung itu harganya Rp 300 juta sampai Rp 800 juta. Mereka (desa) terima Rp 1 Miliar satu tahun, kan bisa dicicil. Tapi sudahlah, saya tidak mau tanya ke mana Dana Desanya. Anak-anak sudah teriak, saya harus jawab,” tegas Prabowo.

Presiden langsung memerintahkan pembentukan Satgas Jembatan dan menargetkan penyelesaian 3.000 titik jembatan gantung di seluruh provinsi hingga awal 2026.


Baca juga: Ancaman ‘Deep State’ dan Teror Aktivis: Ujian Berat Janji Prabowo Berantas Impunitas Aparat
Ia juga memberikan instruksi khusus agar pelajar kurang mampu seperti Yamisa diberikan beasiswa penuh hingga perguruan tinggi.

Langkah ini menjadi kritik tajam terhadap inefisiensi dan potensi kebocoran anggaran di tingkat Kabupaten dan Provinsi.

“Bupati kerja untuk rakyatmu, Gubernur kerja untuk rakyatmu,” sindir Presiden, menyoroti fenomena kepala daerah yang lebih mementingkan pembelian mobil dinas miliaran rupiah ketimbang infrastruktur darurat warganya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles