BREAKING NEWS

Waduh! 6 Pejabat Pemprov Jatim yang Ditangkap Tiba di Gedung KPK

INDONESIAVOICE.COM, JAKARTA – Tertangkap dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebanyak enam orang yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), tiba di Gedung KPK Jakarta, Selasa, 6 Juni 2017.

Keenam orang tersebut merupakan pejabat di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Mereka dibawa menggunakan dua mobil tahanan. Selain didampingi penyidik dan petugas KPK, keenam orang dikawal anggota Brimob.

Lima dari enam orang tersebut merupakan laki-laki. Hanya satu yang merupakan perempuan.

Saat turun dari mobil tahanan, beberapa di antaranya membawa koper dan tas ransel. Beberapa juga masih menggunakan celana pakaian dinas berwarna cokelat keemasan.

Menurut informasi, keenam orang tersebut yakni, Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur berinisial MB, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur berinisial BH, dan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur berinisial R.

Selain itu, dua orang staf anggota DPRD Jatim berinisial RA dan S. Kemudian pihak swasta berinisial ABR.

Penangkapan diduga terkait dengan pemberian suap oleh sejumlah pejabat SKPD Jatim.

Komisi B bermitra dengan sejumlah SKPD Jatim, antara lain Dinas Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Kehutanan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Biro Administrasi Perekonomian, Biro Adminsitrasi Sumber Daya Alam.

Setelah tiba di Gedung KPK, keenam orang tersebut segera menuju ruang pemeriksaan. Rencananya, KPK akan menggelar konferensi pers terkait penangkapan tersebut.

(IV/kompas)

1 Comment on Waduh! 6 Pejabat Pemprov Jatim yang Ditangkap Tiba di Gedung KPK

  1. Hi, this is a comment.
    To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
    Commenter avatars come from Gravatar.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*